Brebes Urung Terapkan Lima Hari Sekolah

Kuntoro Tayubi    •    29 Juni 2015 23:32 WIB
pendidikansekolah
Brebes Urung Terapkan Lima Hari Sekolah
Wakil Bupati Brebes, Narjo, saat meninjau Ujian Nasional SMP. Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Brebes: Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, Jawa tengah menegaskan tidak ada sekolah di wilayahnya yang akan menerapkan program lima hari sekolah. Hal itu terjadi karena faktor sosial ekonomi dan geografis di Brebes yang tidak mendukung.

“Kalau dipaksa nanti menambah beban ongkos anak-anak. Dan pengalaman saya studi banding ke Jawa Barat, saat lima hari sekolah, pada libur Sabtu tidak dipergunakan secara efektif,” kata Kepala Dinas Pendidikan Brebes, Tahroni, Senin (29/6/15).

Menurut Tahroni, Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 420/006752/2015 tentang Penyelenggaraan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Jateng yang dikirim ke seluruh bupati/wali kota hanya imbauan.

Namun, setelah melakukan rapat dan pengkajian dengan para perwakilan sekolah, disepakati program lima hari sekolah tidak akan dilaksanakan di Brebes.

“Di Brebes tidak bisa karena aspek sosial ekonomi. Belum lagi secara geografi, jika pulang pukul 16.00 WIB, sampai rumah bisa malam hari. Terutama siswa yang bersekolah di daerah Paguyangan, Salem, Sirampog dan daerah terpencil lain,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan penerapan lima hari sekolah akan diuji coba di empat sekolah di Brebes. Di antaranya, SMAN 2 Brebes, SMAN 1 Bumiayu, SMKN Kersana, dan SMK Pusponegoro 01 Brebes.

Pemberitaan tersebut menjadi polemik dan menjadi perhatian banyak masyarakat di media sosial. Bahkan, di Facebook halaman Kabar Joko Poleng, postingan berita tersebut telah dijangkau 4.968 facebooker.


(UWA)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /