Pembunuhan Angeline

Polda Bali tak Terganjal Sikap 'Melawan' Margriet

Arnoldus Dhae    •    01 Juli 2015 16:50 WIB
penemuan jenazah angeline
Polda Bali tak Terganjal Sikap 'Melawan' Margriet
Aksi simpatik untuk Angeline. Foto: Antara/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Denpasar: Penyidik Polda Bali segera merumuskan resume hasil penyidikan kasus pembunuhan Angeline. Hal ini disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie di Denpasar, Rabu (1/7/2015).

"Penyidik akan segera merumuskan resume hasil penyidikan dan segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum. Karena memang selama ini sudah ada kerja sama dengan tim jaksa yang akan menangani kasus Angeline," ujar Sompie.

Menurut Kapolda, perumusan resume ini tak akan tersendat dengan sikap Margriet yang menolak diperiksa sebagai tersangka utama pembunuhan anak angkatnya.

"Kalau dia tidak mau diperiksa sebagai tersangka, tetap saja kita memprosesnya. Nanti yang bersangkutan kita minta menandatangani berita acara. Kalau pun yang bersangkutan tidak mau tanda tangan berita acara juga, kita akan segera mengirimkan berkas tersebut ke kejaksaan, termasuk dengan berita acara penolakan pemeriksaan," jelasnya.

Dalam konstruksi UU, alat bukti keterangan terdakwa merupakan urutan paling terakhir. "Jadi silakan saja dia menolak diperiksa sebagai tersangka. Penyidik pun tidak akan memaksanya," ujar Sompie.

Batas akhir perampungan berkas pemeriksaan adalah 60 hari. Meliputi 20 hari penahanan dan 40 hari perpanjangan penahanan penyidikan selama 40 hari.

Kapolda mengakui sejak awal sudah ada keterlibatan jaksa penuntut umum. Keterlibatan itu mulai dari mengawasi hingga asistensi dalam proses penyidikan.

"Tujuannya agar tidak terjadi bolak-balik penyerahan berkas perkara. Sehingga apa yang telah dibuktikan sejalan antara penyidik dengan jaksa penuntut umum. Kerjasama ini juga akan memberikan kontribusi bagi keyakinan hakim saat di persidangan nanti," ujarnya.

Untuk kasus pembunuhan, Kapolda Bali mengatakan belum ada penambahan saksi. Karena saksi dalam kasus pembunuhan adalah saksi yang melihat atau mendengarkan secara langsung peristiwa pembunuhan itu.

Saksi sesuai dengan KUHAP pasal 184 mengatakan orang yang bisa memperkuat bukti petunjuk. Sementara dalam penetapan tersangka Margriet sudah ada alat bukti yang kuat seperti keterangan ahli, keterangan saksi, serta hasil penyelidikan ilmiah yang dilakukan di Laboratorium Foresik, Inafis, dan sidik jari.

Pada Sabtu, 16 Mei, Angeline yang tinggal dengan ibu angkatnya, Margriet, dilaporkan hilang sekitar pukul 15.00 Wita. Hampir sebulan berselang, tepatnya, 10 Juni, Polresta Denpasar menemukan jenazah Angeline terkubur tak bernyawa di dekat kandang ayam rumah.

Awalnya tuduhan pembunuhan mengarah ke Agustinus Tai, pembantu rumah mereka. Namun, dengan ditemukannya sejumlah alat bukti baru, Margriet kemudian ditetapkan sebagai tersangka utama.


(UWA)

Cancelo Segera Berseragam Inter Milan
Inter Milan 2017--2018

Cancelo Segera Berseragam Inter Milan

4 hours Ago

Joao Cancelo akan segera menandatangani kontrak bersama Inter Milan. Itu terjadi setelah dia lo…

BERITA LAINNYA
Video /