CommVault: Penting Mengawasi Dark Data

Mohammad Mamduh    •    02 Juli 2015 09:00 WIB
commvault
CommVault: Penting Mengawasi Dark Data
Ilustrasi: Exploring Data Science

Metrotvnews.com: Data adalah sumber kehidupan sebuah organisasi/perusahaan. Dengan data tersimpan di banyak repositori, organisasi/perusahaan saat ini berjuang keras untuk menemukan informasi ketika mereka membutuhkannya.

Fakta menunjukkan, pengelola informasi cenderung memiliki sedikit atau tidak memiliki wawasan sama sekali mengenai jenis data yang diciptakan, memiliki kontrol terbatas mengenai cara dan tempat data disimpan dan hampir tidak memiliki pemahaman mengenai nilai bisnisnya.

Konten ini tidak saja memakan ruang yang berharga dan mahal, tapi juga bisa menjadi masalah jika tidak dikelola dengan baik. Hampir semua organisasi/perusahaan memiliki dark data dalam jumlah besar yang tersimpan di perangkat-perangkat penyimpanan berdebu dan fasilitas-fasilitas penyimpanan di tempat yang jauh. Data ini secara historis tidak diperhitungkan, tidak dikelola dan memiliki nilai rendah.

Survei menunjukkan bahwa 70% organisasi/perusahaan melaporkan bahwa dark data akan memiliki dampak negatif terhadap penyimpanan dan 53% mengatakan dark data akan meningkatkan risiko. Alat analitik modern mengangkat masalah data gelap ini ke permukaan dan mendorong perusahaan-perusahaan yang berpikiran maju untuk menjawab persoalan ini; tidak hanya untuk memangkas biaya penyimpanan, tapi juga memperolah pemahaman sebenarnya mengenai data tak-terstruktur.

Director of Systems Engineering ASEAN, CommVault Systems, Bentkower, mengatakan perlu beberapa langkah oleh organisasi atau perusahaan untuk mengatasi berbagai tantangan data tak-terstruktur mereka. Langkah pertama dalam mengontrol dark data adalah dengan mengelola volumenya.

Dark data bukan sesuatu yang dilebih-lebihkan. Dark data bisa berupa share file lama, pita backup, arsip dan panyimpanan email mantan karyawan yang umumnya tidak diklasifikasikan, tidak nampak dan tidak bisa diakses.

Hal terpenting selanjutnya dalam mengungkap dark data adalah implementasi strategi arsip yang komprehensif. Data yang dihasilkan di perangkat yang terpasang di perusahaan dan perangkat bergerak bisa sangat berharga, seperti juga data yang tersimpan di server virtual, infrastruktur cloud perusahaan dan yang tersimpan di antara perangkat dan cloud.

Untuk memastikan bahwa upaya data intelligence di organisasi/perusahaan bisa sukses, organisasi/perusahaan harus mengumpulkan data dan metadata di mana pun data itu diciptakan. Alat arsip yang efektif dapat secara signifikan menyederhanakan pengelolaan data di dalam lingkungan perusahaan, cloud dan hibrida.

Para pekerja di seluruh organisasi/perusahaan menemukan nilai yang berbeda dalam subset data yang sama. Staf penjualan mungkin membutuhkan informasi tren harga setiap kuartal, sedangkan staf operasional mungkin membutuhkan data mengenai penggunaan fasilitas dan HR mungkin memerlukan data mengenai kepuasan di tempat kerja. Semua data tersimpan di dalam arsip informasi organisasi/perusahaan, tapi tidak berguna jika tidak dapat diambil dalam format yang logis.

Organisasi/perusahaan harus dapat mengklasifikasikan, mengorganisir, mempertahankan dan menghapus infomasi dengan mudah sehingga mereka dapat menyederhanakan siklus hidup pengelolaan informasi secara keseluruhan. Hal ini tidak saja akan membantu mereka mengotomatisasi pemeliharaan rekaman, tapi juga mengelola data secara lebih strategis untuk kesiapan menaati peraturan dan menghadapi masalah hukum.

Cara organisasi/perusahaan mengatasi tantangan dark data akan menjadi pondasi utama bagi daya saing korporasi, kecerdasan bisnis dan inovasi. Meskipun demikian, sekadar mengarsip data tidak mesti menghasilkan kecerdasan yang diperlukan oleh organisasi/perusahaan untuk mentransformasi bisnis mereka.

Untuk benar-benar menghapus dark data, organisasi/perusahaan memerlukan sebuah sistem arsip modern yang memiliki kecerdasan. Kecerdasan inilah yang akan mengelola pertumbuhan penyimpanan, merekam data secara komprehensif dan memberi kemampuan akses sederhana yang mandiri, dengan tetap mengelola data tersebut di seluruh siklus hidup untuk menghasilkan risiko ketaatan aturan dan masalah hukum serta biaya yang rendah.
 
(ABE)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /