Sampai Pertengahan Tahun, Serapan Belanja Pemerintah Baru 39%

Suci Sedya Utami    •    02 Juli 2015 08:13 WIB
apbnp2015
Sampai Pertengahan Tahun, Serapan Belanja Pemerintah Baru 39%
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Realisasi belanja pemerintah yang sudah digunakan sepanjang semester I-2015 mencapai Rp773,9 triliun atau 39 persen dari total pagu belanja dalam APBN Perubahan 2015 sebesar Rp1.984,1 triliun.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengklaim penyerapan belanja pemerintah pusat selama semester I memang rendah mengingat APBNP 2015 baru disahkan Februari, sehingga daftar isian pengguna anggaran (DIPA) baru disiapkan, belum lagi adany perubahan nomenklatur kementerian dan lembaga.

"Yang paling besar dilihat dari realisasi itu adalah untuk pelayanan umum Rp290,7 triliun, perlindungan Rp12,6 triliun, pertahanan Rp32,6 triliun, ketertiban keamanan Rp17,4 triliun, ekonomi Rp32 triliun, untuk kesehatan Rp5 triliun, dan pendidikan Rp40,9 triliun," kata Bambang, melaporkan dalam Badan Anggaran DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Juli 2015.

Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sudah menapai Ro208,5 triliun atau 26,2 persen sedangkan belanja non K/L sebesar Rp227,6 triliun atau 43,4 persen. Sehingga total realisasi belanja K/L dan non K/L hingga 30 Juni 2015 telah mencapai Rp436,1 triliun atau 33 persen dari pagu.

"Non K/L di antaranya terdiri dari subsidi listrik, subsidi BBM, subsidi elpiji, dan subsidi di pertanian Rp100,4 triliun, disusul pembayaran bunga utang Rp74,3 triliun serta pengelolaan transaksi khusus Rp50,7 triliun," sebutnya.

Sementara itu, untuk dana transfer daerah penyalurannya sudah mencapai 51,2 persen atau sekitar Rp329,4 triliun terdiri dari dana bagi hasil Rp53,1 triliun atau 48,3 persen, dana alokasi umum Rp205,8 triliun atau 58,3 persen, dana alokasi khusus Rp17,3 triliun atau 29,5 persen, dana otonomi khusus Rp5,1 triliun atau 30 persen, dana keistimewaan DIY Rp100 miliar atau 25 persen, dana transfer lainnya Rp47,9 triliun atau 45,9 persen. Serta dana desa Rp8,3 triliun atau persis 40 persen sesuai dengan penyaluran tahap pertama.

"Sehingga secara keseluruhan dana transfer daerah dan dana desa realisasinya sudah mencapai Rp337,7 triliun atau 50,8 persen," jelasnya.


(AHL)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

1 day Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /