Perlu Pemutakhiran Daftar Pemilih Saat Pilkada Serentak

Damar Iradat    •    02 Juli 2015 16:49 WIB
pilkada serentak
Perlu Pemutakhiran Daftar Pemilih Saat Pilkada Serentak
Petugas menyiapkan surat suara saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara pilkada serentak di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Selasa (7/4). Antara Foto/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Dalam Negeri ingin memastikan tidak ada kesalahan daftar pemilih pilkada serentak 2015. Karena itu, penyelenggara pemilu harus mengantongi data pemilih terbaru.

Direktur Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arief Fakhrullah menyatakan data kependudukan sangat dinamis. "Ada orang meninggal, ada  baru lahir, ada yang pindah dari sini ke sana. Sehingga perlu pemutakhiran data," kata Zudan di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2015).

Dia meminta Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu sinergi dalam meng-update data pemilih. Sebelum menyusun data pemilih sementara dan data pemilih tetap, pemerintah harus menyediakan Data Agregat Kependudukan per Kecamatan dan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu. "Ini lah yang akan jadi DPT (data pemilih tetap) dan DPS (data pemilih sementara)," sambung dia.

Kementerian Dalam Negeri telah menyerahkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu ke KPU. Data tersebut sebagai bahan penyusunan daftar pemilih pilkada serentak  2015.

Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu langsung diserahkan ke Ketua KPU Husni Kamil Manik. Setelah itu, KPU pusat meneruskan ke KPU provinsi dan kabupaten/kota, hingga ke tangan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Tentu saja perlu adanya pemutakhiran data. Intinya mencocokan yang ada di lapangan, bukan merubah elemen data," kata Zudan.


(TRK)


Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or
Timnas Prancis

Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or

13 hours Ago

Meski demikian ia percaya pemenang Ballon d'Or dalam 10 edisi sebelumnya, Lionel Messi dan …

BERITA LAINNYA
Video /