Ekonomi Lesu, BSB Hati-Hati Jalankan Bisnis

Angga Bratadharma    •    03 Juli 2015 08:36 WIB
perbankan syariah
Ekonomi Lesu, BSB Hati-Hati Jalankan Bisnis
Ilustrasi Bukopin -- ANTARA FOTO/Audy Alwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen PT Bank Syariah Bukopin (BSB) terus mencermati situasi dan kondisi perekonomian Indonesia dan perekonomian dunia. Perlambatan perekonomian Indonesia dan ketidakpastian perekonomian dunia membuat BSB lebih berhati-hati dalam menjalankan bisnis.

Direktur Utama BSB Riyanto mengungkapkan, BSB terus berhati-hati dalam menjalankan bisnisnya. Hal ini penting dilakukan mengingat situasi dan ekonomi tengah mengalami slow down, baik perekonomian di Tanah Air maupun perekonomian dunia.

"Bisnis kita sekarang lebih konservatif. Ekonomi lagi slow down dan masih ada krisis di dunia (Yunani). Saya belum bisa memastikan seperti apa efeknya ke depan semakin baik atau buruk," ungkap Riyanto, di sela-sela buka puasa bersama, di Jakarta, Kamis (2/7/2015).

Namun Riyanto optimistis bisnis BSB bisa terus baik dan sesuai harapan di masa-masa yang akan datang. Bahkan, Riyanto mengaku siap lebih berhati-hati dalam menjalankan bisnis, utamanya dalam penyaluran pembiayaan.

"Dengan kondisi seperti sekarang, saya melihatnya lebih prudent. Kita juga lebih konservatif saja dan masih wait and see seperti apa ke depannya," pungkas Riyanto.

Sebagaimana diketahui, ekonomi Indonesia di kuartal I-2015 mengalami perlambatan dan hanya tumbuh di angka 4,7 persen.

Sementara perekonomian Indonesia di semester I-2015 hanya tumbuh sebesar 4,9 persen. Hal ini diperparah dengan tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

 



(SAW)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

2 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /