Gerindra Apresiasi Niatan PDIP Memasukkan KMP ke Kabinet

Surya Perkasa    •    04 Juli 2015 06:14 WIB
reshuffle kabinet
 Gerindra Apresiasi Niatan PDIP Memasukkan KMP ke Kabinet
Ketua serta capres Partai Golkar Aburizal Bakrie (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pembina yang juga capres Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) disaksikan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (kanan) usai pertemuan tertutup di kediaman Aburi

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerindra mengapresiasi niatan PDIP memasukkan Koalisi Merah Putih (KMP) ke kabinet. Gerindra menilai niat tersebut cukup baik.

"Kalau itu merupakan bagian dari upaya untuk bangsa membangkitkan dari kondisi terpuruk, saya kira itu bagus. Wajar," kata Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani di kawasan Kalibata, Jakarta, Jumat (3/7/2015).

Pernyataan PDIP ini bisa jadi merupakan itikad baik dari partai pemerintah untuk berbagi tanggung jawab. "Tandanya PDIP ingin sama-sama memberi tanggungjawab 'ayo sama-sama bangun bangsa yang terpuruk'," kata Muzani.

Gerindra merasa susunan pemerintah saat inilah yang membuat kondisi Indonesia terpuruk. Iklim politik antara kelompok oposisi dan pemerintah di parlemen pun sudah sehat.

"Politik menurut saya sudah cukup stabil. Partai Koalisi Indonesia Hebat dan partai KMP sudah tahu pada posisinya. Tapi kemudian dorongan ini tidak mampu mendorong pemerintah bekerja lebih cepat," terang dia.

Salah satu cara untuk mengeluarkan Indonesia dari lubang keterpurukan ini, kata dia, memang dengan reshuffle kabinet. Namun, dia tidak bisa bicara banyak jika sudah berbicara soal ajakan bergabung untuk KMP.

"Tidak ada tawaran, jadi ngapain reshuffle diomongin. Ini kan lagi terpuruk, jangan sampai pas kita masuk justru makin nyungsep," canda Muzani.

Dia tidak terlalu mengkhawatirkan bila ada partai di KMP yang 'membelot' ke pemerintah. Namun yang pasti, KMP akan terus menjadi kelompok yang mengkritisi kebijakan pemerintah.

"Yang pasti KMP tak akan biarkan bangsa makin terpuruk. KMP cuma ingatkan. Karena kita berada di luar (pemerintahan). Di luar biar kita yang bereskan. Nah di dalam (pemerintahan) anda (KIH) yang bereskan," tegas dia.

Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah menyatakan KMP sudah selayaknya ditarik ke dalam Kabinet Kerja. Hal tersebut agar dukungan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di parlemen menjadi lebih kuat.

"Kalau mau realistis, karena dukungan di parlemen belum signifikan. Presiden harus pertimbangkan agar dukungan politik bertambah," kata Basarah di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 2 Juni 2015.


(OGI)

Arsenal Terancam Kehilangan Chamberlain
Bursa Transfer Pemain

Arsenal Terancam Kehilangan Chamberlain

4 hours Ago

Arsenal masih dipusingkan dengan isu masa depan para pemainnya. Selain Alexis Sanchez, The Gunn…

BERITA LAINNYA
Video /