Setelah Kabur Bersama ISIS, Remaja Inggris Kembali Ditemukan

Fajar Nugraha    •    04 Juli 2015 13:54 WIB
isis
Setelah Kabur Bersama ISIS, Remaja Inggris Kembali Ditemukan
Anggota ISIS (Foto: New Indian Express)

Metrotvnews.com, London: Gadis remaja Inggris yang lari dari rumahnya untuk bergabung bersama Islamic State (ISIS) berhasil ditemukan. Ketiga remaja itu ditemukan di sebuah rumah penampungan.

Shamima Begum (15), Kadiza Sultana (16) dan Amira Abase (15), ditahan di sebuah rumah penampungan sejak Mei 2015 lalu. Sebelumnya mereka melarikan diri ke Suriah pada Februari 2015.

Mereka diketahui ditahan di penampungan itu untuk menjalani proses doktrinisasi. Selain itu mereka juga akan dijadikan pengantin para anggota ISIS di Raqqa. Demikian diberitakan Daily Telegraph, Sabtu (4/7/2015).

Setelah kabur dari rumahnya di London, ketiga remaja ini bersembunyi di sebuah apartemen dan terus diawasi. Sementara menurut aktivis yang memonitor pergerakan ketiga remaja itu, mereka diserahkan kepada setidaknya dua penyelundup manusia yang membawa gadis-gadis ini dari Turki menuju Raqqa, Suriah.

Kemudian ketiganya dirawat oleh seorang perempuan yang dikenal sebagai Um Laith atau berarti 'Ibu dari Singa'. Um Laith ini ditugaskan untuk memutihkan pikiran ketiga remaja tersebut dari pemikiran Barat dan mendoktrin mereka dengan doktrin ISIS yang keras.

Pada awalnya, ketiga remaja itu tidak dipercaya oleh para penguasa ISIS di Raqqa. Mereka pun dilarang untuk keluar rumah tanpa ada pendamping.

Sultana, Begum dan Abase meninggalkan keluarganya pada Februari 2015 dan pergi ke Turki setelah menjual perhiasannya. Mereka juga membayar penyelundup yang memungkinkan ketiganya masuk ke Suriah.

Pergerakan pasti dari ketiga gadis remaja itu menjadi subyek spekulasi banyak pihak. Namun fakta tetap sulit ditemukan untuk mencari tahu keberadaan mereka.

Pada akhirnya sebuah rekaman video yang berisi ketiga gadis itu beredar luas media. Daily Telegraph pun menyusuri keberadaan mereka, namun hanya bisa ditemukan asal dan bagaimana rekaman video tersebut diambil.

Terlepas dari keberadaan mereka, saat ini sudah dipastikan bahwa ketiga gadis itu dalam kondisi hidup dan sehat.

Lebih dari 700 warga Inggris diyakini pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Sebagian besar dari mereka akan dijadikan pengantin bagi para prajurit ISIS.

Pada awalnya, ketiga remaja itu tidak dipercaya oleh para penguasa ISIS di Raqqa. Mereka pun dilarang untuk keluar rumah tanpa ada pendamping.
 


(FJR)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /