Jokowi Minta Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan Jadi Prioritas

Antara    •    05 Juli 2015 14:26 WIB
pembangkit listrik
Jokowi Minta Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan Jadi Prioritas
Presiden Joko Widodo. MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Kab Bandung: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah akan memprioritaskan pembangunan pembangkit listrik ramah lingkungan untuk memenuhi target 35.000 MW tenaga listrik hingga 2019.

"Tadi sudah disampikan Dirut Pertamina ada kapasitas 28.000 MW dari potensi geothermal. Ini sangat ramah lingkungan, tapi kita pernah fokus pada ini, dan juga ombak, angin, matahari dan bio massa," kata Presiden, saat meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Kamojang Uni V, di Kamojang, Minggu (5/7/2015).

Presiden menegaskan, pemerintah terus menerus akan mengubah secara perlahan semula pembangunan pembangkit listrik yang berbahan batu bara menjadi pembangkit listrik yang lebih ramah lingkungan.

"Secara khusus saya perintahkan pada Menko, Menteri BUMN dan Menteri ESDM ke depan, pembangkit listrik ramah lingkungan diberikan pritoritas," tegas Presiden Jokowi.

Jokowi menjelaskan, dari target lima tahun 35 ribu MW, 90 persen bertumpu pada batu bara. Ini mulai harus digeser, nanti ada angin, ombak, matahari dan biomassa sampah. Hal ini akan dilakukan meski biaya yang dikeluarkan sedikit lebih mahal.

Pemerintah, lanjut Presiden Jokowi, juga akan memberikan insentif agar kalangan investor tertarik untuk menanamkan modal di bidang ini.

"Nantinya insentif khusus pembangkit listrik yang ramah lingkungan rate dinaikkan sedikit biar orang berbondong-bondong masuk ke sini. Kalau semua konsentrasi ke batu bara, begitu habis bingung nanti," tegas Jokowi, seraya menegaskan bahwa dirinya selalu memantau dengan serius perkembangan pencapaian target 35.000 MW agar kebutuhan nasional listrik bisa terpenuhi.


(ABD)

PSG Terkejut Barca Tuntut Kompensasi ke Neymar
Neymar ke PSG

PSG Terkejut Barca Tuntut Kompensasi ke Neymar

35 minutes Ago

Bahkan PSG harus bertanggung jawab atas kompensasi Neymar ke Barcelona…

BERITA LAINNYA
Video /