Polisi Enggan Berspekulasi Teror Afif Terkait Kasus

Damar Iradat    •    07 Juli 2015 16:21 WIB
teror
Polisi Enggan Berspekulasi Teror Afif Terkait Kasus
Penyidik KPK. Foto: Oky Lukmansyah/Antara

Metrotvnews.com, Bekasi: Polisi enggan berspekulasi terkait motif teror yang dialami penyidik KPK Afif Julian Miftah. Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo mengatakan polisi masih menyelidiki kasus ini.  

"Kita enggak bisa duga (motifnya apa). Kalau pelaku berhasil ditangkap, baru tahu tujuannya. Apa mungkin aksi kemarin hanya kebetulan atau tidak, justru itu yang perlu kita dalami," kata Siswo kepada Metrotvnews.com, Selasa (7/7/2015).

Sehari sebelumnya, Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi juga tak ingin terburu-buru mengaitkan serangkaian aksi teror yang diterima Afif dengan penanganan perkara.

"Yang bersangkutan (Afif Julian Miftah), menangani sejumlah perkara atau sekitar ada lima sampai enam perkara saat ini. Itu merupakan kondisi penyidik yang sama menangani perkara sebanyak itu akibat kekurangan penyidik di KPK. Tapi, jangan terlalu dini mengaitkan (teror bom) dengan penangan perkara," jelas Johan Budi, Senin 6 Juli.

Orang tak dikenal mengirim benda mirip bom ke rumah Afif di Kelurahan Cikunir, Kecamatan Bekasi Selatan, Bekasi, Minggu 5 Juli malam.

Benda mirip bom tersebut adalah sebuah kotak berisi kabel yang dililit lakban ditemukan di depan pagar rumah Afif. Karena diduga berbahaya, pemilik rumah melaporkan temuan benda itu ke polisi.

Wakapolres Bekasi Kota AKBP Asep Edi Suheri mengatakan pihaknya mendapat laporan adanya benda tersebut sekitar pukul 23.04 WIB. Tim Gegana sudah memeriksa lokasi dan memastikan benda tersebut tidak berbahaya.

Selain teror bungkusan yang diduga bom, sepekan sebelumnya ban mobil Afif sempat dikempiskan, serta disiram air keras.



(KRI)


Video /