Tukang Ojek Ini Ngaku Pernah Hantam Helm Go-Jek Sampai Pecah

LB Ciputri Hutabarat    •    07 Juli 2015 16:43 WIB
gojek
Tukang Ojek Ini Ngaku Pernah Hantam Helm Go-Jek Sampai Pecah
Jay, tukang ojek yang pernah memecahkan helm Go-jek-----Metrotvnews.com/Ciputri

Metrotvnews.com, Jakarta: Keberadaan Go-jek yang lalu lalang di jalan Ibu Kota dianggap sebagai ancaman bagi sebagian tukang ojek konvensional. Tak sedikit dari mereka berang akan kehadiran ojek online sejenis Go-jek.

Jay, salah satunya. Lelaki 35 tahun warga Jatipadang, Jakarta Selatan, ini mengaku berang dengan keberadaan Go-jek. Bahkan, dia pernah berbuat vandal (merusak) terhadap pengemudi Go-jek.

"Pernah saya pecahkan helm Go-jek yang ngambil sewa di depan ini (Mal Pejaten Village-red). Habisnya ngawur, enggak punya etika ngambil di depan pangkalan," kata Jay kepada Metrotvnews.com di Jalan Pejaten Raya, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2015).

Jay menceritakan, saat itu ada driver Go-jek yang hendak bertemu pelanggan. Namun, tempat bertemunya tepat di depan pangkalan ojek. Ia pun marah lalu menghancurkan helm driver Go-jek tersebut.

"Sering di sini, saya pecahkan dua kali. Sampai datang satgas dari Go-jek dan polisi 15 orang," bebernya.

Saat itu, sambung Jay, ojek pangkalannya sedang menunggu pelanggan. Namun dirinya merasa kesal karena pelanggan yang ditunggu tak kunjung datang.

"Malahan ada Go-jek ambil sewa di depan, kan enggak berperasaan. Itu sekuriti sampai bosan kita ribut terus. Go-jek disuruh pinggir juga," keluhnya.

Jay mengaku, sudah lama menjadi tukang ojek di sekitaran Jalan Pejaten Raya. Menjadi tukang ojek adalah mata pencaharian utamanya. Namun semenjak kehadiran Go-jek, omzetnya menurun drastis.

"Dari Rp250 ribu sampai Rp300 ribu sekarang cuma setengahnya," imbuhnya.

Seperti diketahui, Go-jek banyak memberikan kemudah kepada pelanggannya. Sehingga, tak jarang masyarakat lebih memilih Go-jek ketimbang ojek pangkalan. Apalagi, kini Go-jek disaingi dengan keberadaan GrabBike. Kondisi seperti ini yang dianggap merugikan ojek pangkalan.


(TII)