Hasil Survei: Investor Indonesia Pilih Investasi Jangka Panjang

Arif Wicaksono    •    08 Juli 2015 12:47 WIB
investasi
Hasil Survei: Investor Indonesia Pilih Investasi Jangka Panjang
uang ANTARA FOTO,Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Hasil dari Schroders Global Investment Trends Survey 2015 menunjukkan optimisme investor Indonesia untuk tetap berinvestasi. Dalam hasil surveinya 64 persen investor Indonesia tetap memilih untuk berinvestasi dengan jangka waktu yang lebih panjang (5-10 tahun).

CEO Schroders Indonesia Michael Tjoajadi menuturkan temuan dari Schroders Global Investment Trends Survey 2015 menunjukan adanya keyakinan dari investor untuk berinvestasi dengan aman. 

“Karena 63 persen investor di Indonesia lebih memilih untuk mengalokasikan investasinya di instrumen dengan tingkat risiko rendah dan menengah,” kata dia di Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Temuan lain dari Schoders Global Investment Trends Survey 2015 menyebutkan bahwa 50 persen investor di Indonesia berencana untuk mengubah instrumen investasinya sesuai dengan kondisi pasar dalam satu tahun ke depan.

Tidak dapat dipungkiri, Indonesia sedang mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2015. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada kuartal 1-2015 hanya mencapai 4,71 persen. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,14 persen.

Schroders Global Investment Trend Survey yang dilakukan oleh Research Plus Ltd ini bertujuan untuk melihat perilaku investasi terkait tingkat kepercayaan diri, risk appetite, perilaku keuangan, dan pendekatan investasi para investor.

Schroders menugaskan Research Plus Ltd untuk melaksanakan survey yang melibatkan 20.706 investor dari 28 negara di seluruh dunia, termasuk 200 investor Indonesia, yang merencanakan berinvestasi setidaknya 10.000 euro dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.


(SAW)


Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate
Timnas Inggris

Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate

2 weeks Ago

Adam Lallana merasa Gareth Southgate sudah melakukan keputusan tepat dengan tidak memanggilnya …

BERITA LAINNYA
Video /