Diperiksa Bareskrim, Gubernur Bengkulu Ditanyai Soal Penerbitan SK

Githa Farahdina    •    08 Juli 2015 20:00 WIB
Diperiksa Bareskrim, Gubernur Bengkulu Ditanyai Soal Penerbitan SK
Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah. Foto: MI/Ramdani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah ternyata telah selesai diperiksa penyidik Bareskrim sejak pukul 15.30 WIB. Menurut pengacaranya, Muspani, Junaidi diperiksa terkait penerbitan SK Gub Z. 17 dan SK Dewan Pembina Rumah Sakit Muhammad Yunus.

"Jadi Pak Gubernur perlu menjelaskan soal bagaimana SK itu terbit. SK itu terbit kebutuhan SKPD atau rumah sakit. Itu diajukan ke Pemda Provinsi melalui biro hukum, berjenjang," kata Muspani ketika dihubungi wartawan, Rabu (8/7/2015).

Muspani menyebut, Junaidi hanya menjelaskan seputar hal itu. Menurut Junaidi, SK itu sudah sesuai dengan protabnya. Dari Biro Hukum dilanjutkan ke Asisten dan mendapatkan disposisi Sekda.

"Setelah itu selesai, ditandatangani oleh Gubernur jadi keputusan," tambahnya.

SK tersebut merupakan turunan SK Kemendagri No 61. Tim Pembina RS M Yunus dibentuk karena sistem Badan Layanan Umum Daerah (BULD) karena bertujuan mengawasi rumah sakit. Namun, dalam persidangan di Bengkulu, hal ini dianggap bertentangan dengan Permendagri.

"Makanya kami sudah memasukan surat kepada penyidik, supaya SK ini mengacu pada UU No 30 tahun 2014 soal administrasi pemerintahan. Karena ini lebih fokus pada persoalan administrasi pemerintahan dibandingkan pidana," jelasnya.
(DRI)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

5 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /