Ratusan Penumpang di Adisutjipto Telantar Akibat Letusan Gunung Raung

Ahmad Mustaqim    •    11 Juli 2015 02:59 WIB
gunung raung
Ratusan Penumpang di Adisutjipto Telantar Akibat Letusan Gunung Raung
Semburan abu vulkanis Gunung Raung terlihat dari Dusun Sepanas, Desa Redjo Agung, Kecamatan Sumber Wringin, Bondowoso, Jawa Timur, Jumat (10/7). --( Foto:ANT)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Meletusnya Gunung Raung di Jawa Timur berdampak hingga ke Yogyakarta. Akibatnya, ratusan calon penumpang pesawat tujuan Bali dan Lombok terlantar di bandara Adisutjipto Yogyakarta, Jumat (10/7) sore. Pasalnya, Bandara Ngurah Rai, Bali terpaksa ditutup untuk penerbangan.

Andrian, salah seorang calon penumpang tujuan Bali, mengatakan pesawat Lion Air yang mestinya ia tumpangi justru dibatalkan akibat penutupan Bandara Ngurah Rai. Andrian yang seharusnya berangkat Kamis (9/7/2015) sore, pukul 17.40 WIB, sampai sekarang dia belum bisa berangkat. 

"Dibatalkan kemarin magrib. Penerbangan semua tutup. Kemudian kita diberitahu jam 6 pagi ini, tapi ini dibatalkan lagi," katanya di bandara Adisutjipto, Jumat (10/7).

Ia mengaku sudah mencoba mencari jalan alternatif lainnya. Akan tetapi, saat ini ia masih menunggu refund dari pihak maskapai yang bersangkutan. "Tidak tahu juga kapan bandara akan dibuka, padahal cuti kerja cuma empat hari," akunya.

Hal serupa juga dialami Anisa Rida, mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang hendak mudik ke Bima, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, melalui Bali. Anisa,24,  yang dijadwalkan mengikuti penerbangan maskapai Lion Air pada pukul 07.30 WIB, juga terpaksa dibatalkan.

"Sekarang ini mau refund. Katanya refund 100 persen, saya mau lewat jalur darat saja," ujar Anisa.

Ia mengaku tidak kecewa meskipun jadwal penerbangannya dibatalkan. Jika, lanjut dia, justru akan berpotensi membahaya keselamatan penumpang.

"Saya bisa maklum. Lebih baik lewat jalur darat saja, tapi bus juga sudah penuh semua untuk hari ini," ungkapnya.


(ALB)