Perludem: Putusan MK Timbulkan Ketimpangan Persaingan di Pilkada

Achmad Zulfikar Fazli    •    11 Juli 2015 12:27 WIB
mk halalkan politik dinasti
Perludem: Putusan MK Timbulkan Ketimpangan Persaingan di Pilkada
Muttaqien dari Perludem (paling kanan)------Metrotvnews.com/Zulfikar

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhimpunan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyayangkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK)  yang mengizinkan keluarga petahana dapat maju dalam Pilkada Serentak 2015. Putusan itu berpotensi menimbulkan ketimpangan dalam persangingan antara petahana dan calon dari non-petahana.

"Dengan kehadiran bupati yang masih menjabat dalam kampanye anaknya atau siapanya itu sudah menjadi klaim politik. Jadi ketimpangan persaingan menjadi terjadi (dalam proses Pilkada)," kata Peneliti Perludem, Heroik Muttaqien Pratama dalam diskusi polemik 'Petahana Petaka Demokrasi' di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2015).

Muttaqien menerangkan, petahana dalam dinasti politik rawan akan korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Hal itu merujuk fakta di lapangan, seperti kasus Ratu Atut Chosiyah.

"Fakta di lapangan korupsi yang dilakukan petahana ada. Meski  memang kita tidak bisa menggenalisir seluruh petahana buruk," sebut dia.

Karena itu, Pasal 7 huruf r Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada, sudah tepat mengatur pembatasan terhadap petahana. Sehingga dapat membuka ruang bagi kader terbaik yang memiliki kompetensi memimpin daerahnya.

"(UU Nomor 8 Tahun 2015) Pasal 7 huruf r ini sudah membuka demokrasi di dalam partai yang sangat baik," kata dia dia.


(TII)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

2 days Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /