Dua Tim Pesakitan Berburu Piala FA

- 13 April 2013 07:24 wib
Reuters/Nigel Roddis/vg
Reuters/Nigel Roddis/vg

Metrotvnews.com, London: Baik Millwall ataupun Wigan Athletic mungkin tidak menyangka bisa melaju hingga ke semi final Piala FA. Jika melihat kiprah mereka di kompetisi musim ini, sepertinya mustahil keduanya bisa melangkah sejauh ini.

Pasalnya kedua tim tersebut sama-sama terancam degradasi musim ini. Wigan misalnya, meski belakangan tampil impresif, faktanya tim besutan Roberto Martínez itu masih terdampar di peringkat ketiga dari bawah klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan nilai 31 dari hasil 31 laga.

Pun halnya dengan Willwall. Tim berjuluk the Lions tersebut berada di posisi ke-16 dengan 52 poin dari 41 laga atau hanya unggul lima poin dari zona degradasi di Divisi Championship.

Itu sebabnya tidak salah jika banyak orang yang menganggap duel Millwall versus Wigan pada semi final Piala FA di Wembley, Sabtu (13/4) malam, kalah glamour ketimbang laga semi final lainnya yang mempertemukan Chelsea dengan Manchester City, Minggu (14/4).

Apalagi fokus utama keduanya diperkirakan lebih pada upaya menyelamatkan posisi mereka di kompetisi masing-masing.

Namun, hal itu dibantah oleh kedua kubu. Menurut mereka, laga ini justru menjadi kesempatan mereka untuk membuat sejarah.

"Saya pikir itu ada benarnya meski juga tidak terlalu tepat. Tentu senang berada di posisi ini. Kami sudah melalui jalan terjal untuk sampai ke sini. Kami juga telah mengalahkan klub Liga Primer Inggris," cetus arsitek Millmall Kenny Jackett.

"Saya percaya ini akan menjadi laga yang hebat dan ini peluang besar kami. Kami telah melakukan dengan baik sejauh ini dan kami ingin punya peluang untuk menjadi juara," imbuhnya.

Hal senada dikatakan arsitek Wigan Roberto Martinez. Menurutnya, kesuksesan melaju ke semi final Piala FA merupakan hadiah atas kerja keras mereka selama ini.

"Ini bukan akhir dari perjalanan. Betul ini pencapaian yang hebat. Tentu kami juga ingin tetap di Liga Primer tapi kami juga ingin membuat sejarah."

Uniknya, Jackett dan Martinez merupakan mantan pemain Swansea. Martinez merupakan kapten Swansea saat promosi ke Divisi Dua pada 2005

"Roberto (Matinez) adalah pemimpin hebat, dia cerdas dalam segalanya. Tidak mengherankan jika timnya bisa mengalahkan tim manapun di Liga Primer Inggris. Tapi jika kami membawa suporter, kami mungkin punya peluang," tandas Jackett. (Reuters/Achmad Maulana)

()

INGGRIS
SPANYOL
INDONESIA

Dibalik Pilar Konstitusi (7)

28 Agustus 2014 21:59 wib

Mata Najwa, Kamis (28/08/2014): Mata Najwa episode kali ini membahas tema 'Dibalik Pilar Konstitusi'. Hadir di Mata Najwa kali ini Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva.