Ajukan Bailout Baru, Ini Rencana PM Yunani

Gervin Nathaniel Purba    •    11 Juli 2015 17:52 WIB
ekonomi yunani
Ajukan <i>Bailout</i> Baru, Ini Rencana PM Yunani
Ilustrasi Yunani -- Reuters/Alkis Konstantinidis

Metrotvnews.com, Athena: Perdana Menteri (PM) Yunani meminta bantuan dana ke kreditur sebesar 53,5 miliar euro (USD59,47 miliar) untuk menutupi utang Yunani hingga 2018. Jika disetujui, ini akan menjadi bailout ketiga bagi Yunani.

Sebagai imbalannya, PM Yunani Alexis Tsipras harus memenuhi tuntutan untuk perbaikan pensiun, kenaikan pajak, dan privatisasi. Tuntutan tersebut sempat ditolak dalam referendum hari Minggu lalu.

"Adanya tuntutan untuk perbaikan pensiun, kenaikan pajak, dan privatisasi," ujar Alexis Tsipras di Athena, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (11/7/2015).

Adapun terdapat langkah-langkah yang diajukan dalam dokumen Yunani baru, termasuk:
1. Kenaikan pajak pada perusahaan pelayaran.
2. Tarif PPN dengan standar sebesar 23 persen, termasuk untuk restoran dan katering.
3. Penghapusan solidaritas hibah untuk pensiunan pada 2019.
4. Dana sebesar 300 juta euro (USD332 juta; 216 juta poundsterling) untuk pemotongan belanja pertahanan pada 2016.
5. Privatisasi pelabuhan dan menjual dari sisa saham di raksasa telekomunikasi OTE.
6. Pembatalan 30 persen keringanan pajak untuk pulau-pulau terkaya.

Tsipras mengatakan bahwa kesepakatan bailout tersebut memerlukan banyak usulan yang jauh dari janji Yunani. Tetapi menurutnya, hal itu sedikit lebih baik daripada usulan yang diajukan bulan lalu oleh kreditur. "Sedikit lebih baik daripada usulan sebelumnya," ujar PM Yunani itu.

Tsipras menambahkan ada kewajiban nasional untuk menjaga rakyat Yunani agar tetap hidup dan menjaga Yunani tetap berada di zona Euro.


(AHL)