Pejabat Yunani: Mereka Mau Menghancurkan Kami!

Arif Wicaksono    •    13 Juli 2015 12:15 WIB
ekonomi yunani
Pejabat Yunani: Mereka Mau Menghancurkan Kami!
bail out yunani (REUTERS,Yorgos Karahalis)

Metrotvnews.com, Athena: Sejumlah pejabat di Yunani menyatakan sangat buruknya rekomendasi Eropa terhadap Negaranya karena dianggap tidak masuk akal untuk dilakukan.

"Mereka mau menghancurkan kami," kata Menteri Pertahanan Yunani Panos Kammenos, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (13/7/2015).

Peraih Nobel Ekonomi Paul Krugman juga menuturkan permintaan sejumlah negara Eropa sangat mengerikan. Bahkan melanggar prinsip- prinsip dari Eropa yang akan dilakukan dalam jangka ke depan.

Penasihat mantan Menteri Keuangan Yanis Varoufakis David Munevar menuturkan tuntutan yang diberikan kepada yunani sangat tidak masuk akal dan membuat pemerintah Yunani sangat kesulitan untuk memenuhinya.

"Biaya untuk Yunani bertahan di Euro sangat besar yang bahkan membuka kemungkinan untuk keluar dari Zona Euro," kata dia.

Sejumlah pemimpin di zona Euro meminta adanya hak veto dan akses ke kementerian untuk memasukan regulasi yang dianggap penting untuk perekonomian yunani. Tuntutan ini di luar permintaan untuk memotong dana pensiun dan meningkatkan pajak penjualan bagi Yunani.

Para pemimpin Eropa juga meminta Tsipras untuk mentransfer dana sebesar 50 juta euro sebagai hasil dari penjualan aset Yunani  kepada perusahaan independen di Luxemburg dan memecat sejumlah pegawai yang dikontrak sebelum terjadinya kesepakatan bailout tersebut.

Batas waktu tenggat untuk Yunani menyetujui bailout dari pemimpin Eropa adalah pada 15 Juli 2015. Pada saat itu pemerintah Yunani dituntut untuk menaikkan pajak penjualan, memotong dana pension, serta menciptakan sistem otomatis untuk memangkas pengeluaran ketika adanya pengeluaran yang berlebihan.

 


(SAW)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /