Saksi Akui Adriansyah Pinjam Uang untuk Kongres PDIP

Achmad Zulfikar Fazli    •    13 Juli 2015 13:08 WIB
adriansyah
Saksi Akui Adriansyah Pinjam Uang untuk Kongres PDIP
Direktur Utama PT Diro Mineral, Suparta alias Kerta, saat menjadi saksi dalam sidang dengan terdakwa Andrew Hidayat di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2015). (Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fazli)

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus PDI Perjuangan Adriansyah diketahui meminta uang kepada Direktur PT Mitra Maju Sukses (MMS) Andrew Hidayat. Uang itu dipinjam anggota Komisi IV DPR itu untuk kebutuhan kongres PDIP di Bali pada April 2015.
 
"(Ada permintaan uang) Dari Andrew kepada Adriansyah sebelum penangkapan. Dikasih tahu Pak Andrew kalau Pak Adriansyah mau minjam uang untuk keperluan kongres PDIP di Bali," kata Direktur Utama PT Diro Mineral, Suparta alias Kerta, saat menjadi saksi dalam sidang dengan terdakwa Andrew Hidayat di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2015).
 
Namun, Kerta berkilah tidak tahu apakah uang pinjaman tersebut diberikan oleh Andrew. "Tapi saya tidak tahu (sudah diserahkan atau tidak), hanya informasi saja," katanya.
 
Kasus dugaan suap ini terbongkar saat KPK menjalankan operasi tangkap tangan 9 April lalu. Penyidik menangkap basah legislator yang juga mantan Bupati Tanah Laut Adriansyah dan Direktur PT MMS Andrew Hidayat.
 
Adriansyah diciduk saat sedang bertransaksi di sebuah hotel di Sanur, Bali. Sementara Andrew ditangkap di kawasan Senayan, Jakarta. KPK juga mengamankan sejumlah uang pecahan SGD 1000 sebanyak 40 lembar, 485 lembar pecahan Rp100 ribu, 147 lembar pecahan Rp50 ribu.
 
Keduanya ditetapkan sebagai tersangka suap pengurusan izin PT MMS di Kabupaten Tanahlaut. KPK menduga pemberian suap itu dilakukan bukan untuk pertama kalinya. KPK menjerat Andrew Hidayat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. Sementara Adriansyah dijerat Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat 2 juncto Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 11 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.


(FZN)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

15 hours Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /