Tips Safety Driving

Anda Mudik? Tetap Jaga Jarak Aman 3 Detik saat Berkendara

Ainto Harry Budiawan    •    14 Juli 2015 11:29 WIB
safety driving
Anda Mudik? Tetap Jaga Jarak Aman 3 Detik saat Berkendara
Jaga jarak aman kendaraan di depan, dengan selisih waktu tiga detik. MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Arus mudik sudah dimulai, meski puncaknya diperkirakan akan terjadi pada H-3 hingga H-1 nanti. Dengan kepadatan jalanan tentunya Anda harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, khususnya ketika meewati jalan bebas hambatan.

Saat ini volume kendaraan sangat meningkat, baik perjalanan pendek atau perjalanan panjang seperti perjalanan pulang kampung. "Padatnya kendaraan menjadi perhatian pengendara untuk memperhitungkan laju kecepatam kendaraan dan juga tentunya menjaga jarak aman dengan kendaraan lainnya agar terhindar dari kecelakaan yang akan memakan korban jiwa," kata Rifat Sungkar, pendiri Rifat Drive Labs.

Jika pedoman jarak aman yang terdapat pada rambu-rambu dijalan tol, adalah 100 meter, maka hal itu bisa dikatakan salah. Teorinya, tanpa kita sadari ketika mengendarai sebuah kendaraan kita berhadapan dengan ruang dan waktu, dengan kecepatan 100 kilometer per jam, maka setiap detik kita sudah berpindah sejauh 27,7 meter per detik. 

Manusia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan suatu kondisi, namun hal itu pun memerlukan waktu. Dalam contoh kasus pengereman mendadak, dari mata melihat dilanjutkan ke otak untuk memerintahkan kaki menginjak pedal rem itu membutuhkan waktu 0,5 sampai 1 detik. Kemudian ketika pedal rem sudah diinjak dan mekanismenya bekerja untuk menahan putaran roda itu juga membutuhkan waktu 0,5 sampai 1 detik.

Dan terakhir pengereman itu sendiri juga perlu waktu untuk dapat memberhentikan kendaraan. Maka jika kecepatan kita 100 kilometer per jam, kira-kira sekitar hampir 60 meter kendaraan masih melaju bebas ke depan saat mata kita sudah melihat suatu kejadian di depan. Dapat dibayangkan jika jarak aman dengan mobil di depan cukup dekat maka kemungkinan kita akan sulit menghentikan laju kendaraan kita dengan jarak yang ada.

Lalu berapa jarak aman yang dianjurkan? Dalam teori defensive driving dijelaskan bahwa jarak aman adalah minimal tiga detik. Mengapa dengan rumus waktu? Karena dengan rumus ini, jarak aman akan menyesuikan dengan speed kendaraan kita. 

Bagaimana cara menghitungnya? Ketika sedang berjalan konstan, kita perhatikan kendaraan di depan, kita cari obyek statis di pinggir jalan (pohon/tiang/rambu) sebagai patokan menghitung. Saat mobil di depan lewat di tanda statis tadi kita mulai berhitung : satu dan satu, dua dan dua, tiga dan tiga (3 detik). 

Ketika menyebut tiga dan tiga, kendaraan kita harus ada di obyek statis tadi, maka terciptalah jarak 3 detik, atau bila dengan kecepatan 100 kilometer per jam kira-kira akan menghasilkan jarak 27,7 meter x 3 detik.

Jadi berapa detik jarak Anda dengan kendaraan di depan?


(UDA)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

23 hours Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /