Penggunaan Solar di Bawah Ketetapan Bisa Hemat Rp2,6 Triliun

Gabriela Jessica Restiana Sihite    •    14 Juli 2015 18:47 WIB
solar subsidi
Penggunaan Solar di Bawah Ketetapan Bisa Hemat Rp2,6 Triliun
Ilustrasi -- FOTO: MI/ BARY FATHAHILAH

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melaporkan hingga akhir tahun ini konsumsi solar tidak akan mencapai volume solar bersubsidi.

Pada APBN-P 2015, volume solar bersubsidi ditetapkan sebanyak 17,05 juta kl. Sementara rata-rata konsumsi solar per bulan, kata Sommeng, hanya sebesar 1,2 juta kl. Realisasi hingga Juni lalu saja konsumsi solar baru mencapai 42 persen dari volume atau 7,2 juta kl.

Artinya, hingga akhir tahun, konsumsi solar bersubsidi diperkirakan hanya mencapai 14,4 juta kl. Jumlah itu juga berpengaruh terhadap anggaran subsidi yang digelontorkan pemerintah.

"Dengan perkiraan itu dan subsidi solar Rp1.000 per liter, maka negara bisa menghemat Rp2,6 triliun dari penggunaan solar yang di bawah ketetapan," ungkap Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng di kantornya, Jakarta, Selasa (14/7/2015).

Sommeng menjelaskan adanya penurunan konsumsi solar disebabkan oleh aturan subsidi yang baru. Karena subsidi tetap dan hanya sebesar Rp1.000 per liter, ia mengklaim penggunaan solar jadi tepat sasaran.

"Dulu banyak penyalahgunaan. Harga baru bikin tepat sasaran. Dulu yang mungkin ga boleh pakai ikut konsumsi. Ada pembelian di black market. Beli solar untuk kendaraan dijual ke industri," terangnya.

Di samping itu, kebijakan Menteri Susi yang melarang kapal nelayan berbobot di atas 30 GT memakai solar subsidi juga menyumbang angka penurunan.

Tidak hanya itu, Sommeng juga sudah bilang dirinya sudah memberi usulan kepada Menteri Perhubungan. Usulan itu terkait konsumsi solar untuk kendaraan plat kuning. Menurutnya, bis pariwisata besar dan taksi tidak menggunakan solar bersubsidi. Yang lebih membutuhkan ialah kendaraan truk logistik dan Damri.

"Kendaraan plat kuning janganlah semua pakai yang subsidi. Misal bus full AC itu enggak pakai lah. Taksi juga sebaiknya tidak," pungkasnya.


(AHL)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

3 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /