Gara-gara Bloomberg Palsu, Saham Twitter Melonjak Naik

LB Ciputri Hutabarat    •    15 Juli 2015 06:30 WIB
twitter
Gara-gara Bloomberg Palsu, Saham Twitter Melonjak Naik
Kantor pusat Twitter di San Francisco -- AP

Metrotvnews.com, Amerika Serikat: Sebuah situs palsu peniru Bloomberg menulis sebuah berita tentang penjualan salah satu situs media sosial, Twitter sebesar 31 miliar dollar. Karena pemberitaan itu, harga saham Twitter melonjak.

Harga saham Twitter gara-gara situs palsu ini naik 8 persen. 

Situs palsu itu, sangat identik menyerupai situs Bloomberg. Bahkan, berita itu menuliskan nama salah satu reporter Blooomberg, Stephan Morris sebagai penulisnya. 

Melihat hal itu, sontak karyawan Bloomberg menjelaskan situasi itu bukanlah yang sebenarnya terjadi.

Cerita ini sepertinya dibuat karena tantangan perusahaan Twitter saat ini. Twitter diketahui sedang berada pada posisi yang sangat tak mengenakan dengan pertumbuhan pengguna yang tak memiliki kemajuan. Serta, rumor akuisisi Twitter yang terus berhembus.

Bulan lalu, CEO Dick Costolo mengumumkan akan mengundurkan diri dari jabatannya. Kemudian, untuk sementara waktu kedudukannya digantikan yang juga merupakan salah satu pendiri Twitter CEO Jack Dorsey.

Hal ini bukan kali pertama saham Twitter dipengaruhi oleh kesalahan internet. Pada 28 April lalu, sebuah pelayanan penggalian data mampu meretas situs laporan laba perusahaan Twitter.

Yang mencengangkan, hal itu dirilis di Twitter pula. Akibatnya, saham Twitter anjlok sebesar 20 persen. 

Sampai kini masih belum diketahui siapa yang bertanggungjawab atas kejadian ini. (Time)


(SUR)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

2 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /