TrioMacan: Hakim Terima Berapa?

Deny Irwanto    •    15 Juli 2015 17:38 WIB
triomacan2000
TrioMacan: Hakim Terima Berapa?
Raden Nuh menunggu di ruang tahanan sebelum sidang perdana kasus pemerasan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 23 Maret 2015. Antara Foto/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Sidang putusan tiga terdakwa kasus pemerasan admin TrioMacan2000 Raden Nuh, Harry Koes, dan Eddy Syahputra sempat diwarnai ketegangan. Hakim Ketua Suprapto tidak menawarkan banding atau terdakwa menerima vonis.

Ketiga terdakwa marah. "Semoga Allah mengampuni para hakim yang mulia ini, yang telah menutup hatinya dan membutakan matanya. Mereka tidak tahu kebenaran," kata Raden Nuh dengan nada tinggi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Rabu (15/7/2015).

Raden Nuh mencibir Hakim Suprato. Dia menduga Suprapto menerima uang hingga tidak memberikannya ruang untuk upaya hukum selanjutnya.

"Kami korban kezaliman. Terima berapa mereka? Terima berapa hakim? Takut pada atasan atau terima uang? Tidak ada bukti tidak ada saksi kasus kami direkayasa. Bahkan mereka terburu-buru untuk tidak memberikan kami kesempatan untuk nyatakan banding atau pikir-pikir," tandasnya.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis tiga admin @Triomacan2000 dengan masa hukuman berbeda-beda.
Raden Nuh divonis lima tahun, Edi Syahputra empat tahun, dan Harry Koes lima tahun.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut Raden dan Harry hukuman delapan tahun penjara. Sedangkan Edy dituntut tujuh tahun penjara.


(TRK)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

3 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /