Neraca Keuangan PLN Bermasalah, Sistem Akuntansi Harus Ditata Ulang

Annisa ayu artanti    •    15 Juli 2015 17:49 WIB
pln
Neraca Keuangan PLN Bermasalah, Sistem Akuntansi Harus Ditata Ulang
Sudirman Said (ANT,Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah menyatakan saat ini neraca keuangan PT PLN (Persero) sedang dalam masalah. Pasalnya, keuangan PLN saat ini masih digabungkan dengan utang PLN sendiri dengan utang pembelian listrik IPP.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan  PLN tidak harus mengkonsolidasikan antara hutang PLN dan utang-utang swasta atau Independent Power Producer (IPP). Oleh karena itu perlu ditata ulang kembali sistem accounting-nya.

" Karena seluruh utang-utang IPP itu dikonsolidasikan. Itu sebetulnya bukan real (utang PLN), karena yang bertanggung jawab dalam penyelesaian kejelasan utang ada di IPP sendiri," kata Sudirman di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (15/7/2015).

Ia mengatakan hal ini sebelumnya sudah dibicarakan dengan Wakil Presiden, Jusuf Kalla beberapa waktu lalu. Arahan yang diberikan Wapres, Sudirman menuturkan sistem accounting PLN harus ditata kembali.

"Nah arahan Wapres, harus dicari jalan supaya ada penataan kembali sistem accounting. Supaya utang-utang IPP  tidak harus dikonsolidasikan ke PLN," jelas dia.

Ia juga menambahkan, akan membicarakan hal ini kepada Ikatan Akuntan Indonesia juga Kementerian Keuangan untuk mencari solusi.

"Dan karena itu kemudian kita harus bicara ke ikatan akuntan Indonesia, dan Kementerian Keuangan untuk mencari solusi," pungkas dia
 


(SAW)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /