Prancis Klaim Gagalkan Rencana Serangan ke Basis Militer

Fajar Nugraha    •    16 Juli 2015 11:23 WIB
prancis
Prancis Klaim Gagalkan Rencana Serangan ke Basis Militer
Polisi Prancis lakukan penjagaan di Paris (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Paris: Pihak berwenang Prancis mengklaim berhasil menggagalkan serangan terhadap instalasi militer negara itu. Empat orang ditangkap dalam peristiwa ini.

Berdasarkan keterangan, pelaku bermaksud melakukan serangan pada Januari 2016. Mereka juga mengincar pejabat tinggi militer di wilayah selatan Prancis.

"Mereka yang ditangkap berusia antara 16 hingga 23 tahun. Penangkapan dilakukan di beberapa tempat di sekitar Prancis," ujar Menteri dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve, seperti dikutip Reuters, Kamis (16/7/2015).

Penangkapan diketahui berlangsung pada pagi hari, Senin (13/7/2015) lalu, tepat di hari nasional Prancis, Peringatan Nasional Bastille.

"Di perayaan Bastille, Presiden (Francois hollande) meminta kami untuk mencegah serang teror," imbuh Cazeneuve.

Menurut Cazeneuve, pemimpin dari kelompok ini diketahui ingin pergi dan berperang di Suriah.

Pengumuman ini dilakukan di saat Prancis dalam kondisi warga setelah 17 orang tewas dalam serangan pada Januari. Juni lalu, seorang militan memenggal kepala bosnya dan melakukan serangan di perusahaan milik Amerika Serikat (AS) di Lyon.

Sementara pada Selasa (14/7/2015), dua api merebak di sebuah pabrik petrokimia dengan Marseille dan api dipicu dengan sengaja. Tidak diketahui motifnya tidak ada kaitan antara peristiwa ini dengan kejadian sebelumnya.
 


(FJR)

Video /