Kisah Pilu Mereka yang Berlebaran di Jalan

Bambang Yulianto    •    16 Juli 2015 17:24 WIB
mudik lebaran 2015
Kisah Pilu Mereka yang Berlebaran di Jalan
Ilustrasi--Antara/SAHRUL MANDA TIKUPADANG

Metrotvnewscom, Bojonegoro: Idul Fitri adalah momentum berkumpul dan bersilahturahim dengan keluarga. Namun, sebagian orang tidak dapat menikmati kehangatan kumpul bersama keluarga besar.

Mereka yang tidak bisa berlebaran di rumah adalah sopir bus angkutan mudik. Mereka biasa berlebaran di jalan. Momen arus mudik berkah tersendiri buat mereka. Sebab mereka bisa meraup untung lebih dari hari biasa.

Hanya, di balik berkah itu, ternyata tersimpan sejumlah cerita sedih lantaran mereka tak bisa berkumpul dengan sanak keluarga. Achmad Ghazali, misalnya. Kondektur bus Jawa Bali, itu sudah 15 tahun tak pernah berlebaran bersama anak istri di rumah, Kamis (16/7/2015).

Dia hanya bisa mengobati rasa rindu dengan menelepon. Sementara pada hari-hari biasa, Ahmad Ghazali baru bisa bertemu dengan keluarganya dua kali dalam satu bulan. Setelah itu, ia harus kembali ke jalanan.

Menurut Achmad Ghazali, menjadi kru bus antarpulau, waktu hidupnya banyak yang dihabiskan di jalan. Untuk itu,  dia harus pandai-pandai mengatur waktu, terutama mengatur waktu untuk beristirahat.

Achmad Ghazali mengatakan, untuk mengatur waktu istirahatnya, biasanya saat bus mulai memasuki ke pelabuhan hendak menyeberang dari Ketapang-Gilimanuk dan sebaliknya. Dia manfaatkan untuk tidur. Meski harus jauh dengan keluarga, namun demi mencukupi kebutuhan ekonominya, Achmad Ghazali mengaku sudah terbiasa.


(YDH)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

3 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /