Pelita Bandung Raya Ungguli Persiwa

- 21 April 2013 19:40 wib
ANTARA/Fahrul Jayadiputra/zn
ANTARA/Fahrul Jayadiputra/zn

Metrotvnews.com, Bandung: Tuan rumah Pelita Bandung Raya (PBR) meraih kemenangan atas Persiwa Wamena 2-1 (0-1) pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2013 di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Minggu (21/4).

Pelita BR sempat dikejutkan dengan gol cepat Persiwa melalui striker Sekou Camara saat pertandingan berjalan semenit. Namun tim asuhan Darko Janakovic itu akhirnya mampu bangkit sekaligus memastikan kemenangan 2-1 melalui gol M Arsyad menit ke-69 dan gol Gaston Castano melalui titik penalti menit ke-80.

Kemenangan tuan rumah Bandung Raya ditandai dengan insiden pemukulan oleh striker pengganti Persiwa Pieter Romaropen yang mengakibatkan mulut wasit Muhaimin berdarah hingga membasahi kostum kuningnya.

Insiden yang tidak perlu terjadi itu terlangsung menit ke-79, ketika wasit Muhaimin memutuskan tembakan penalti kepada Pelita BR setelah bek Nova Aryanto yang membantu penyerangan dijatuhkan oleh takling  OK Jhon.

Keputusan itu diprotes pemain Persiwa yang menganggap OK Jhon melakukan takling bersih lebih dulu sebelum dilanggar kaki Nova. Dalam aksi tersebut, Pieter Romaropen melakukan gerakan pukulan ke arah mulut wasit Muhaimin.

Pieter sempat mengejar wasit, namun dihalangi oleh rekannya Kim Yong Han. Muhaimin sempat mendapat perawatan dari tim medis di pinggir lapangan. Pertandingan sempat tertunda selama 10 menit akibat insiden itu, inspektur pertandingan akhirnya mengganti wasit Muhaimin dengan wasit cadangan Thabrani.

Thabrani langsung mengeluarkan kartu meraih untuk Pieter Romaropen yang saat itu langsung menerima keputusan wasit pengganti. Kartu merah itu merupakan yang kedua pada pertandingan itu yang diberikan  wasit kepada pemain Richardo Roberto.

Akibatnya Persiwa Wamena harus mengakhiri pertandingan dengan delapan pemain.

Dengan kemenangan itu, Pelita Bandung Raya naik dua peringkat ke urutan 15 klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) dengan nilai 14 hasil dua kali menang, lima kali seri dan tujuh kalah. Nilai PBR sama PSPS namun tim Pekanbaru itu kalah selisih gol. (Antara)

()

JAMIE Carragher yakin, satu-satunya yang bisa menggagalkan Liverpool juara adalah mereka sendiri.