Saling Tuduh dalam Serangan Mematikan di Ukraina

Fajar Nugraha    •    20 Juli 2015 09:46 WIB
ukraina
Saling Tuduh dalam Serangan Mematikan di Ukraina
Kondisi Donetsk usai serangan (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Donetsk: Serangan mortir melanda sebuah pemukiman warga di Donetsk, Ukraina. Militer Ukraina dan separatis pro-Rusia saling tuduh dalam serangan yang menewaskan empat warga sipil ini.

Kota yang dihantam serangan pada Minggu (19/7/2015) itu tampak hancur. Pihak separatis pun dikabarkan masih menguasai kota tersebut.

Pejabat militer Ukraina mengatakan, mereka melihat para pemberontak menembakkan rudal ke arah pusat kota dan kemudian mengarahkan tembakan senjata ke arah tentara Ukraina yang bersembunyi di dekatnya.

"Tentara menyadap komunikasi pemberontak separatis yang menunjukkan mereka berencana melakukan serangan mortir ke kota itu," Juru bicara militer Ukraina Serhiy Halushko, seperti dikutip VOA Indonesia, Senin (20/7/2015).

Namun pejabat senior pemberontak Eduard Basurin mengatakan kepada kantor berita Reuters ia tidak punya penjelasan terkait penembakan.

Menurut para pengamat serangan itu adalah yang terberat di pusat kota itu sejak gencatan senjata yang rapuh diumumkan bulan Februari.
"Apakah Anda yakin kami menyerang diri sendiri?" tanya Basurin.

PBB mengatakan lebih dari 6.400 orang tewas dalam konflik itu sejak separatis melancarkan pemberontakan di Ukraina timur yang berbahasa Rusia pada bulan April 2014.


(FJR)