Pekan Ini, Indeks Diperkirakan Ditutup di Level 4.935

Dian Ihsan Siregar    •    20 Juli 2015 16:14 WIB
ihsg
Pekan Ini, Indeks Diperkirakan Ditutup di Level 4.935
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) selama tiga hari perdagangan di minggu ini diperkirakan akan menyentuh rentang support 4.810-4.815 dan resisten 4.930-4.935.

"Pelaku pasar (investor) saat ini cenderung optimistis melihat keadaan global, baik masalah Yunani, Tiongkok maupun dari the Fed sana. Jadi indeks cenderung mulai bangkit," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, Senin (20/7/2015).

Kendati selama tiga hari indeks mulai kembali bangkit, tapi diperkirakan perdagangan masih akan sepi. Hal ini terjadi lantaran Reza melihat perdagangan pasar tidak seperti biasanya, yakni hanya berlangsung selama tiga hari. Sementara pada minggu biasanya, perdagangan terjadi selama lima hari.

Meski demikian, pada pekan depan perdagangan diperkirakan akan kembali normal seperti biasa. Tidak seperti perdagangan di bulan puasa kemarin, di mana investor cenderung melakukan aksi jual, walau aksi jual (net sales) masih di kisaran Rp50 miliar-Rp100 miliar.

"Kemarin asing ada net sales sebelum Lebaran yang mengakibatkan indeks turun ke zona merah, karena investor (asing) tidak melihat ada kepastian di market. Jadi mereka antisipasi. Net sales Rp50 miliar-Rp100 miliar masih kecil, berbeda dengan Rp1 triliun net sales-nya, maka pasar akan langsung drop, karena mereka (investor) panik," tutur dia.

Untuk ke depannya, kata Reza, diharapkan indeks bergerak lebih baik, meski diperkirakan ada aksi profit taking. Namun, aksi profit taking juga diperkirakan tidak terlalu mengkhawatirkan dengan melihat kondisi global saat ini tidak terlalu parah.

"Kondisi yang terkena krisis tidak terlalu drop. Yunani di Eropa jadi masalah, tapi reaksi market global tidak berlebihan melihat masalah Yunani. Mereka melihat cepat atau lambat Yunani bisa dapat bailout. Itu tarik ulur antara Perdana Menteri yang baru, imf dan lainnya. Jadi kondisi tidak terlalu mengkhawatirkan bagi investor disini," pungkas Reza.


(ABD)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

2 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /