Malaysia Bredel Blog yang Kritis Terhadap PM Najib

Fajar Nugraha    •    21 Juli 2015 17:46 WIB
najib razak
Malaysia Bredel Blog yang Kritis Terhadap PM Najib
PM Malaysia Najib Razak Dituduh lakukan korupsi (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Pihak berwenang Malaysia memblokir akses terhadap situs yang dianggap kritis terhadap Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. Pembredelan ini dianggap sejalan dengan hukum di Negeri Jiran.

Blog Sarawak Report yang dimiliki oleh seorang perempuan Inggris. Sarawak Report dianggap sebagai pemicu tuduhan korupsi yang diarahkan kepada PM Najib Razak.

Berdasarkan dokumen dari Sarawak Report, media Amerika Serikat (AS) the Wall Street Journal membuat laporan bahwa PM Najib menerima dana USD700 juta atau Rp9,3 triliun. Dana tersebut mengalir ke rekening pribadi Najib dari perusahaan 1Malaysia Development Berhard (1MDB).

Namun dari hasil penyelidikan awal Kejaksaan Agung Malaysia disebutkan, tidak ada aliran dana dari 1MDB ke rekening Najib.

Pada akhirnya the Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC) memutuskan untuk memblokir semua akses ke situs Sarawak Report.

Menurut MCMC, Sarawak Report sudah melanggar Undang-Undang Multimedia dan Komunikasi 1998. Menurut MCMC, Sarawak Report telah menggunakan situs untuk menyediakan konten yang tidak pantas, salah, menyesatkan atau ofensif dengan karakter bermaksud untuk merusak, mengancam, menyakiti atau menghina orang lain.

"MCMC memutuskan untuk memblokir situs yang bisa mengancam stabilitas negara. Situs bernama Sarawak Report itu, mempublikasikan konten yang tidak diketahui kebenarannya dan masih dalam penyelidikan," ujar pernyataan MCMC, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa (21/7/2015).

Sementara editor dari situs tersebut Clare Rewcastle-Brown mengatakan, tindakan ini merupakan upaya untuk melakukan sensor atas penguakan kasus korupsi.

"Ini adalah pukulan bagi kebebasan media yang hanya menimbulkan penilaian buruk bagi pemerintahan saat ini. Mereka terbukti tidak bisa memberikan tanggapan atas bukti yang sudah kami berikan," tegas Rewcastle-Brown.

Kecaman juga datang dari anggota parlemen dari partai oposisi, Democratic Action Party (DAP) Lim Kit Siang. Dia menyarankan agar pemerintahan PM Najib untuk membuka pemblokiran terhadap Sarawak Report.

"Pemblokiran akses terhadap Sarawak Report tidak akan menghentikan skandal 1MDB. Tindakan tersebut justru akan menimbulkan perlawan dan membuat kredibilitasnya menurun," pungkas Kim.

1MDB yang memiliki utang lebih dari USD11 miliar, saat ini tengah diselidki oleh pihak berwenang Malaysia atas tuduhan kesalahan manajemen dan penggelapan dana. PM Najib saat ini menjadi ketua dewan penasihat lembaga tersebut.
 


(FJR)

Video /