Musim Mudik Berkah Bagi Kuli Angkut

Ilham wibowo    •    22 Juli 2015 12:58 WIB
mudik lebaran 2015
Musim Mudik Berkah Bagi Kuli Angkut
Arman, kuli angkut di Terminal Kampung Rambutan. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Musim mudik selalu membawa berkah bagi kuli angkut termasuk di Terminal Kampung Rambutan. Para pemudik mengandalkan jasa kuli angkut untuk membawa barang dari terminal menuju kendaraan untuk perjalanan selanjutnya.

Biaya jasa kuli angkut tidak pasti, tergantung kesepakatan dengan penggunanya. Arman, 32, kuli angkut di Terminal Kampung Rambutan, mengaku pendapatannya meningkat saat musim mudik. Saat puncak arus balik, para kuli angkut makin giat menawarkan jasa.

"Hari biasa kami dapat Rp50 ribu. Kalau pas Lebaran, Alhamdulillah bisa sampai Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per hari. Itu mesti giat bekerja dari pukul 05.00 hingga pukul 18.00 WIB," kata Arman saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Rabu (22/7/2015).

Menurut Arman, untuk menentukan biaya jasa, kuli angkut akan melihat bobot barang yang akan dibawa. Jika dirasa berat, akan ada tawar menawar biaya. "Kalau yang ringan-ringan Rp3.000 sekali angkut kami terima," tuturnya.

Arman menuturkan porter di Terminal Kampung Rambutan rata-rata mengakut barang sejauh 500 meter hingga satu kilometer. Ia mengaku pernah mengangkut barang bawaan penumpang seberat 100 kilogram. "Saat itu ada penumpang yang bawa beras dari kampung," tuturnya.

Arman sudah menjalani pekerjaan ini selama 14 tahun. Ia bersyukur penghasilan sebagai kuli angkut bisa menghidupi keluarga. Ia pun tak harus berebut dengan kuli angkut lain karena sudah menjadi anggota resmi kuli angkut di Terminal Kampung Rambutan.

"Kami kalau siang kumpul semua ada 20 orang enggak saling berebut. Kalau yang rajin, dia yang dapat penghasilan besar," tuturnya.


(TRK)

Reaksi Netizen Usai Timnas U-16 Bungkam Thailand
Timnas Indonesia U-16

Reaksi Netizen Usai Timnas U-16 Bungkam Thailand

1 hour Ago

Meski meraih kemenangan, Indonesia masih mendapat beberapa catatan kelemahan dari netizen. Menu…

BERITA LAINNYA
Video /