Kemendag Impor Gula Rafinasi 600 Ribu Ton di Triwulan III

Gervin Nathaniel Purba    •    23 Juli 2015 16:58 WIB
gula
Kemendag Impor Gula Rafinasi 600 Ribu Ton di Triwulan III
Ilustrasi gula rafinasi. FOTO: TERBIT/SYAHRUL KARIM

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) mengeluarkan izin impor gula rafinasi sebesar 600 ribu ton di triwulan III. Hal ini dilakukan untuk mendorong industri gula makanan dan minuman (mamin).

Mendag Rachmat Gobel mengatakan, izin impor tersebut untuk periode Juli sampai September. Izin impor yang sudah mulai efektif demi menjaga produksi gula rafinasi kepada industri mamin.

"Kurang lebih 600 ribu ton. Ini sudah efektif. Setiap kali kita mengeluarkan izin impor kita akan mengevaluasi," ujar Rachmat Gobel, saat menggelar acara Halal Bihalal di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2015).

Salah satu alasan lain Mendag menerbitkan izin impor gula yakni untuk mengurangi impor gula yang masuk secara ilegal. Mendag mengaku banyak menemukan impor gula ilegal di beberapa wilayah perbatasan.

"Gula rafinasi harus kita dorong juga karena banyak gula impor dari luar negeri yang masuk secara ilegal melalui beberapa wilayah perbatasan di Indonesia," kata bos Panasonic tersebut.

Menurutnya dampak dari banyaknya impor gula yang masuk secara ilegal dapat membuat industri dalam negeri mengalami kerugian besar. Untuk itu, Mendag harus mengeluarkan izin impor gula rafinasi untuk mengurangi masuknya impor gula ilegal.

"Jadi saya harus dorong industri gula rafinasi untuk menjaga impor-impor gula ilegal dari luar," katanya.


(AHL)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

17 hours Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /