JK: Jangan Adili Kebijakan Agar Tidak Ganggu Kinerja Ekonomi

Husen Miftahudin    •    23 Juli 2015 18:22 WIB
pertumbuhan ekonomi
JK: Jangan Adili Kebijakan Agar Tidak Ganggu Kinerja Ekonomi
Wakil Presiden Jusuf Kalla (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta agar penegakan hukum tak mengusik kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, utamanya yang berkaitan dengan perekonomian. Hal ini supaya pejabat pemerintah tidak takut dalam mengeluarkan kebijakan demi kemajuan negara.

Menurut JK, sebenarnya di bidang ekonomi banyak kebijakan yang harus dibuat untuk mempercepat pembangunan. Namun, masih ada keraguan untuk mengeksekusinya karena takut berujung pada jeratan hukum.

"Yang dimaksud tidak boleh mengganggu ialah kebijakan tidak boleh diadili. Di bidang ekonomi kan banyak kebijakan yang harus diambil, apabila satu kebijakan belum apa-apa dianggap salah tentu tidak ada yang mau mengeluarkan kebijakan sehingga menggangu ekonomi. Sehingga orang itu takut," ujar JK, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2015).

Ia menjelaskan, jika pejabat memuluskan niat jahatnya dalam memperkaya diri dengan memanfaatkan kebijakan tersebut, maka itulah yang boleh dipidanakan. Sedangkan kebijakan untuk kepentingan publik itu sendiri, itulah yang tidak boleh dipidanakan.

"Kalau orang mencuri, korupsi dihukum. Tapi jangan ketika orang mengambil kebijakan kemudian dianggap keliru ya jangan. Seperti kebijakan perdagangan dan belum apa-apa dianggap keliru dan dibawa ke hukum, ya jangan," pungkasnya.


(ABD)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

21 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /