Analisa Alex Yoong di GP F1 Hungaria

   •    24 Juli 2015 15:05 WIB
formula 1formula satu
Analisa Alex Yoong di GP F1 Hungaria
Alex Yoong (Foto: dok. Fox Sports)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sudah tiga minggu sejak perlombaan terakhir di GP Inggris. Walau bukan jadwal istirahat yang direncanakan, hal ini terjadi karena GP Jerman dibatalkan pada awal tahun, yang seharusnya berlangsung satu minggu sebelum Hungaria.

Walaupun para anggota tim akan sangat menghargai ekstra waktu istirahat untuk dihabiskan bersama orang-orang terdekat sambil memulihkan stamina, namun saya rasa kita tidak akan melihat wajah-wajah segar yang diharapkan pada akhir pekan ini. Pembalap Marussia, Jules Bianchi telah meninggal dunia pada awal minggu ini setelah sembilan bulan berjuang melawan cederanya di Jepang tahun lalu.

Semua orang masih akan merasa kehilangan selama akhir pekan ini dan akan diadakan mengheningkan cipta untuk menghormatinya. Bahkan ketika saya menulis ini, saya teringat perbincangan kami ketika dia mengikuti World Series oleh Renault dalam perjalanannya menuju Formula One. Saya setuju dengan kebanyakan orang yang berpendapat dia merupakan calon juara dunia masa depan dan aksinya akan sangat dirindukan.

GP Hungaria pada akhir pekan ini adalah perlombaan dengan tempo terlambat kedua pada kalender F1 setelah Monaco. Trek yang dilalui nantinya akan sempit, berkelok-kelok, dan  sangat berdebu terutama pada bulan-bulan seperti ini. Ini berarti bahwa setting mobil yang dipersiapkan oleh tim tidak akan jauh berbeda dengan persiapan di Monaco. 

Namun yang menjadi perbedaan adalah bahwa trek tersebut merupakan trek jalan raya dengan tikungan-tikungan yang lebih panjang. Mendekati trek untuk “kart” jika dilihat dari sudut pandang tersebut, di mana keseimbangan serta ritme yang baik akan menjadi kunci untuk mencatat waktu putaran yang bagus.

Dengan minimnya trek lurus yang berarti merupakan kabar gembira untuk tim-tim seperti RedBull dan McLaren yang sedang kesulitan karena kurangnya horsepower di musim ini. Seharusnya kita akan melihat hasil yang lebih baik dari dua tim tersebut.

Kembali ke posisi depan, Nico Rosberg akan berada di posisi yang familiar karena ia harus mencari cara untuk memberhentikan laju rekan setimnya, Lewis Hamilton dari kemenangan lainnya. Saat ini, momentum sedang berada pada pembalap asal Inggris tersebut dan Rosberg harus tampil sempurna bahkan lebih untuk mencegahnya.

Seperti Monaco, semua akan bergantung pada babak kualifikasi dan satu titik di mana Rosberg harus ekstra fokus adalah pada Q3. Walaupun ini merupakan hal yang lumrah, tapi biasanya daya cengkram pada trek tersebut akan sedikit lebih kuat pada babak kualifikasi dan mobil harus mampu menyeimbangkannya. Pembalap yang dapat melakukan hal ini dengan baik memiliki peluang besar untuk berada di posisi start depan.

Satu tim yang bisa diharapkan untuk dapat secara tepat memanfaatkan situasi ini adalah Ferrari. Pirelli akan membawa ban jenis soft and medium untuk trek ini karena biasanya cuaca akan sangat panas di sini.  

Sama seperti kondisi trek di Malaysia tahun ini, apabila keadaan cuaca mencapai suhu tersebut, hal itu mungkin dapat mengdongkrak kecepatan tim Mercedes dibandingkan Ferrari. Sebagai pihak yang netral, saya berharap hal ini akan terjadi, karena kita akan disuguhkan dengan sebuah perlombaan yang menegangkan.


Saksikan F1 GP Hungaria, Live pada Minggu, 26 Juli 2015, 18:30 WIB di saluran FOX Sports.


(REN)