AS Bantah Bebaskan Mata-Mata Israel

Fajar Nugraha    •    25 Juli 2015 13:59 WIB
amerika serikat
AS Bantah Bebaskan Mata-Mata Israel
Foto: Prague

Metrotvnews.com, Washington: Laporan dari sebuah media Amerika Serikat (AS) menyebutkan bahwa seorang mata-mata Israel akan dibebaskan oleh pemerintahan Barack Obama. Namun laporan tersebut dibantah.

Menurut the Wall Street Journal (WSJ), beberapa pejabat AS berharap pembebasan mata-mata Israel, Jonathan Pollard, akan memperbaiki hubungan AS-Israel.

Namun Para pejabat AS menyangkal laporan itu. WSJ sendiri menyebutkan, pemerintahan Obama sedang bersiap membebaskan Pollard lebih awal untuk membantu meredakan ketegangan AS-Israel.

"Tidak ada keterkaitan antara status Jonathan Pollard dan pertimbangan kebijakan luar negeri Amerika," ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Alistair Baskey, seperti dikutip VOA Indonesia, Sabtu (25/7/2015).

"Status hukuman Pollard akan ditentukan menurut prosedur standar hukum Amerika," lanjutnya.

Pollard telah menjalani hampir 30 tahun hukuman penjara atas tuduhan melakukan mata-mata untuk Israel dan pembebasan bersyaratnya dijadwalkan jatuh pada November mendatang.

Beberapa pejabat tersebut mengatakan bahwa pembebasan Pollard akan memperbaiki hubungan dengan Israel menyusul kesepakatan nuklir Iran. Laporan WSJ juga mengatakan beberapa pejabat pemerintah AS mendesak agar pembebasan Pollard dilakukan dalam beberapa minggu ini, sementara pejabat lainnya mengatakan pembebasan itu tidak akan terjadi sampai tiba saatnya jadwal pembebasan bersyarat bagi Pollard.

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa Jonathan Pollard harus menjalani hukuman penuh untuk kejahatan berat yang telah dilakukannya.

Pollard, seorang warga etnis Yahudi Amerika, ditangkap atas tuduhan melakukan mata-mata untuk Israel pada tahun 1985 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Pollard bekerja sebagai analis sipil untuk Angkatan Laut AS pada saat ditangkap, dan ia kemudian mengaku bersalah telah membocorkan ribuan dokumen rahasia kepada Israel.

Pollard mendapat kewarganegaraan Israel ketika menjalani hukuman penjara, dan kasusnya telah lama menjadi penyebab ketegangan hubungan AS-Israel. Pollard yang kini berusia 60 tahun dilaporkan dalam kondisi kesehatan yang buruk di sebuah penjara di negara bagian North Carolina.
 


(FJR)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

4 hours Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /