PBB Diskusikan Cara Mencegah Gelombang Militan Asing ISIS

Willy Haryono    •    27 Juli 2015 15:34 WIB
isis
PBB Diskusikan Cara Mencegah Gelombang Militan Asing ISIS
Militan memegang bendera hitam khas grup ekstremis ISIS. (Foto: AFP / Al Baraka News)

Metrotvnews.com, Madrid: PBB mengumpulkan sejumlah menteri dan pakar keamanan di Madrid, Spanyol, Senin (27/6/2015), untuk membicarakan cara mencegah calon militan meninggalkan negara mereka untuk bergabung dengan grup teroris di luar negeri. 

Diskusi seputar terorisme dan ekstremisme ini, yang digelar selama dua hari hingga Selasa besok, juga melibatkan Komite Anti-Terorisme PBB.

"Pertemuan ini bertujuan menciptakan serangkaian strategi dan teknik untuk memandu negara anggota dalam mengatasi ancaman FTF (militan teroris asing)," tulis pernyataan PBB, seperti dilansir AFP

"Militan asing seperti itu merepresentasikan ancaman paling mengkhawatirkan bagi kedamaian dan keamanan internasional," sambungnya. 

Direktur Eksekutif Komite Anti-Terorisme PBB Jean-Paul Laborde menilai negara anggota PBB harus menyatukan kekuatan dalam melawan grup teroris. 

Menurut data para menteri dan pakar yang hadir, sekitar 25 ribu hingga 31 ribu militan asing telah bergabung dengan grup ekstremis Islamic State (ISIS) di Irak dan Suriah. 

Data tersebut meliputi ratusan militan asing asal negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis, Jerman dan Spanyol. 

Laborde menegaskan pentingnya para peserta diskusi untuk mempelajari "mengapa kaum muda rentan terkena pengaruh Daesh (akronim lain dari ISIS)."



(WIL)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /