Indonesia-Tiongkok Akan Sinkronkan Program Maritim

Desi Angriani    •    27 Juli 2015 18:53 WIB
jokowi-jk
Indonesia-Tiongkok Akan Sinkronkan Program Maritim
Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Politik Tiongkok Yu Zhensheng (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/7) -- Antara/Widodo S Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok sepakat untuk menyinkronkan program kemaritiman di masing-masing negara. Terutama di konteks hubungan antar masyarakat (people to people).

"Republik Rakyat Tiongkok memiliki kebijakan jalur sutera maritim dan Indonesia memiliki Indonesia poros maritim dunia. Nah, kedua visi ini sangat bagus untuk dikerjasamakan. Baik yang dengan bagian dari People to People context," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (27/7/2015).

Menurut Indroyono, kerjasama tersebut dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang saling berkunjung di kedua negara. Untuk itu, pemerintah menargetkan sebanyak 10 juta wisatawan datang ke Indonesia tahun ini.

"Misalnya tadi disampaikan pariwisata. Di Indonesia itu belum sampai satu juta wisatawan dari RRT. Sedangkan (wisatawan) yang datang ke Thailand saja semester satu sudah 4 juta orang. Jadi ini yang bagian dari poros maritim dunia juga dan Tiongkok jalur sutera maritim," terang dia.

Pemerintah RRT sendiri bersedia membantu Indonesia melalui pembangunan infrastruktur. Seperti pembangkit listrik yang dinilai mampu menjadi daya tarik bagi pelaku industri asal Negeri Tirai Bambu.

"Kalau pembangkit listrik dibangun bersama dengan pihak RRT, juga kalau bisa industrinya sekalian masuk sama-sama ke sini. Kalau  kawasan-kawasan industri dibangun juga, pembangkit listriknya juga bersama-sama RRT," pungkas dia.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menerima kunjungan kehormatan Ketua Parlemen Tiongkok Yu Zhengseng di Istana Merdeka, Jakarta. Yu datang didampingi Sekretaris Jenderal CPPCC Zhang Qingli, Wakil Ketua Komite Nasional CPPCC Wang Qinmin, dan anggota merangkap Ketua Komite Urusan Ekonomi Komite Nasional CPPCC Zhou Bohua.

Turut hadir Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Republik Indonesia Xie Feng, dan Wakil Menteri Luar Negeri Liu Zhenmin. Sementara itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menko Maritim Indroyono Susilo, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.


(SUR)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /