2 Bulan, Bulog Rencanakan Tingkatkan Serapan Beras

Annisa ayu artanti    •    27 Juli 2015 19:18 WIB
bulog
2 Bulan, Bulog Rencanakan Tingkatkan Serapan Beras
Bulog (ANT,Destyan Sujarwoko)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Utama Perum Bulog (Persero) Djarot Kusumayakti menyatakan berencana meiningkatkan serapan beras dalam dua bulan mendatang.

"Serapan Bulog sudah hampir 1,7 juta ton kemudian stok sekitar 1,5 juta ton. Saya ingin dan saya telah komunikasikan dengan bapak-bapak di atas bahwa saya ingin punya stok di kisaran 2,5 juta ton untuk apa untuk menjadi buffer stock untuk menghadapi lima hingga enam bulan ke depan," kata Djarot saat halal bihalal di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Jakarta, Senin (27/7/2015).

Ia menjelaskan, hal ini dilakukan lantaran untuk meminimalisir kekurangan panen pada lima bulan hingga enam bulan ke depan yakni Oktober 2015 hingga Februari 2016.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk mempunyai beras premium. Ia berkata demikian karena sebagian besar konsumen merupakan konsumen premium dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bulog berharap bisa menyerap hingga 500 ribu ton.

"Saya berharap saya punya beras premium 500 ribu ton," ujar dia.

Ia mengakui saat ini pengendali nasional untuk beras premium di pasar Cipinang baru mencapai 2.500-3.000 ton per hari atau 75.000-90.000 ton per bulan. Sedangkan Bulog juga harus mengirimkan cadangan ke daerah.

"Konsumen premium itu kalau itu saya bisa bicara di mana pintu utamnaya itu kita melihat semua tahu di Cipinang kan pengendali nasional. Saya lihat cipinang itu kan sekita 2500 hingga 3000 ton per hari. Artinya kalau kita bicara sebulan kira-kira 75.000 hingga 90.000 ton. Dengan cadangan sebagian harus saya kirim ke daerah menutup kalau ada gejolak ambil kata 100.000 ton per bulan artinya kalau saya harus menahan ketersedian lima bulan dengan memnuhi pasar Cipinang dan daerah yang kurang lebih 100 rbu ton per bulan artinya kan akan butuh 500.000 ton per bulan," beber dia.


(SAW)

Video /