Jadi Tujuan Utama Ekspor RI, Tiongkok Merosot ke Posisi Lima

Suci Sedya Utami    •    28 Juli 2015 11:49 WIB
ekspor
Jadi Tujuan Utama Ekspor RI, Tiongkok Merosot ke Posisi Lima
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Penelitian Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menyebutkan Tiongkok yang menjadi tujuan ekspor utama Indonesia, kini hanya menempati posisi lima atau disalip oleh Jepang.

Faisal menjelaskan, perlambatan ekonomi di negeri Tirai Bambu tersebut menyebabkan mereka cenderung mengurangi porsi impor dari negara lain di mana salah satunya yakni Indonesia.

"Karena Tiongkok mengalami perlambatan ekonomi, posisinya turun Januari-Mei 2015 pada posisi lima atau di bawah Jepang," kata Faisal dalam paparannya pada acara CORE Mid- Year Economic Review 2015, di Graha Sucofindo, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2015).

Dalam lima bulan tersebut, nilai ekspor Tingkok  hanya sebesar USD5,4 miliar. Sementara Jepang yang berada tepat di atas Tiongkok pada posisi empat, nilai ekspor ke negeri Sakura yakni USD5,6 miliar.

Pada posisi ketiga yakni ada Uni Eropa dengan nilai ekspor sebesar USD6,3 miliar. Keempat yakni Amerika Serikat sebesar USD6,4 miliar nilai ekspornya, dan tujuan ekspor pertama Indonesia yakni ASEAN dengan nilai ekspor USD11,3 miliar.

"AS relatif lebih stabil, meski terjadi penurunan pertumbuhan. Uni Eropa, Jepang turun juga tapi lebih baik," ujar dia.

Lebih lanjut, kata dia, kinerja ekspor Indonesia selama ini terlalu mengandalkan sektor pertambangan. Namun sayangnya, saat ini sektor tersebut sedang mengalami kelesuan, dengan begitu ekspor pun terus menurun.

"Ekspor kita sangat dikerek oleh penurunan di sektor pertambangan," pungkasnya.


(AHL)