JK Promosi Pembangunan Infrastruktur RI ke Investor Inggris

Dheri Agriesta    •    28 Juli 2015 13:14 WIB
indonesia-inggris
JK Promosi Pembangunan Infrastruktur RI ke Investor Inggris
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). FOTO: MTVN/Dheri Agriesta

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintahan Jokowi-JK menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai proyek prioritas. Proyek pembangunan ini pun dipromosikan dalam Forum Bisnis Indonesia-Inggris yang dihadiri investor dan Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Wakil Presiden Jusuf Kalla memaparkan rencana untuk meningkatkan pembangunan di beberapa sektor. Sektor pertanian, perikanan, energi, dan perkembangan industri di pulau kecil di Indonesia.

"Kami sadar untuk menghadapi tantangan di bidang energi dan konektivitas, kita harus bangun lebih banyak pelabuhan, bandara, dan pembangkit listrik. Khususnya di Indonesia timur," kata JK, dalam Forum Bisnis Indonesia-Inggris di Hotel Shangri-La, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2015).

Pasokan energi cukup penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, pemerintah mendorong terwujudnya program listrik 35.000 megawatt (mw) dalam lima tahun.

Adapun untuk program listrik 35.000 mw itu, 10.000 mw akan digarap PT Perusahaan Listrik Negara. Sedangkan, 25.000 mw lagi akan digarap swasta. Tak hanya itu, pemerintah juga berharap 25 persen dari pasokan energi listrik itu didapat dari energi terbarukan.

JK menyebut program ini penting untuk mendukung infrastruktur yang hendak dibangun. Ia pun mengajak investor asal Inggris ambil bagian dalam pembangunan infrastruktur ini.

"Indonesia menawarkan great opportunities bagi investor di sektor ini. Semuanya memberikan peluang menguntungkan bagi kedua negara. Saya harap investor Inggris ikut berperan dalam pembangunan infrastruktur, tidak hanya meningkatkan perdagangan, tapi juga investasi dan juga strategic partnership," pungkas JK.


(AHL)