2 Calon Kepala Daerah Gagal Maju karena Tak Sanggup Bayar Mahar

Intan fauzi    •    29 Juli 2015 14:31 WIB
pilkada serentak
2 Calon Kepala Daerah Gagal Maju karena Tak Sanggup Bayar Mahar
Ilustrasi (Dok. MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua calon kepala daerah harus mengurungkan niatnya untuk maju karena tak mampu penuhi mahar. Keduanya yaitu calon bupati Simalungun, Sumatera Utara, Kabel Saragih; dan calon bupati Manggarai, NTT, Sebastian Salang.

"Kita dikagetkan dengan kenyataan ada dua tempat yang calonnya gagal karena mahar," kata peneliti PARA Syndicate, Toto Sugiharto di Kantor PARA Syndicate, Jalan Wijaya Timur, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

"Kenyataan ini sangat menyedihkan, kenapa di tengah undang-undang yang baik masih ada pengurus-pengurus partai yang mencoba untuk mencari kepentingan sendiri di Pilkada ini," sambungnya.

Toto menduga, mahar politik tak hanya terjadi di dua kabupaten tersebut. Bisa jadi masih banyak calon kepala daerah yang tidak mengaku.

"Dengan adanya undang-undang itu kita pikir sudah terbebas dari mahar politik ternyata dua kasus ini mementahkan itu. Saya kira ini seperti fenomena gunung es, mungkin lebih banyak yang tidak mengaku, mungkin banyak yang mengikuti pengurus-pengurus partai untuk minta mahar," jelasnya.

Undang-Undang Pilkada Nomor 8 tahun 2015 mengatur larangan adanya mahar politik. Pada Pasal 47 UU Pilkada pun menyebutkan bahwa parpol yang berlakukan mahar akan dikenakan sanksi.

Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan bahwa adanya calon kepala daerah dari Partai Golkar terancam gagal maju di pilkada serentak Desember nanti. Hal itu lantaran sang calon tidak mampu memenuhi mahar.

"Mereka diduga tersandera oleh salah satu pihak/kubu yang menahan rekomendasi mereka karena sang calon tidak sanggup memenuhi permintaan oknum Golkar dalam jumlah uang yang sangat besar," kata Bendahara Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Bambang Soesatyo dalam pesan singkatnya kepada Metrotvnews.com, Selasa (28/7/2015).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus mencari terobosan mengingat banyak calon kepala daerah berasal dari Partai Golkar yang tengah terbelah. "Padahal dalam rapat tim perundingan kedua belah pihak telah sepakat dan dibuatkan berita acara yang ditandatangani bersama (Tim sepuluh)," imbuhnya.


(YDH)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

4 hours Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /