Semester I-2015

Laba BNI Tergerus 50%

Gervin Nathaniel Purba    •    30 Juli 2015 14:52 WIB
bni
Laba BNI Tergerus 50%
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (ANTARA FOTO/Teresia May)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat perolehan laba bersih di semester I-2015 mengalami penurunan yang begitu tajam, yakni mencapai 50,8 persen atau menjadi Rp2,43 triliun dibandingkan dengan perolehan laba bersih di semester I-2014 yang tercatat sebesar Rp4,93 triliun.

"Yang menyebabkan laba kita turun karena pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN). CKPN kita tingkatkan untuk antisipasi jika debitur tidak bisa mengembalikan pinjaman pada semester II-2015," ungkap Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, di acara Paparan Kinerja BNI Semester I-2015, di Kantor Pusat BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (30/7/2015).

Dalam kesempatan tersebut, juga diungkapkan BNI telah meningkatkan tingkat provisi menjadi 172,2 persen atau hampir tiga kali lipat. Coverage ratio dinaikan dari 128,9 persen menjadi 138,8 persen atau mencapai coverage ratio BNI tertinggi selama ini. Kenaikan ini yang membuat laba bersih BNI di semester I-2015 tergerus begitu signifikan, yakni mencapai 50,8 persen.

Lebih dari itu, BNI telah membukukan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income) sebesar Rp12,3 triliun sampai semester I-2015 ini atau mengalami kenaikan sebanyak 14 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp10,8 triliun.

"Pertumbuhan ini didukung naiknya pendapatan bunga sebesar 13,8 persen dari Rp15,5 triliun menjadi Rp17,7 triliun," ungkap Achmad Baiquni. 

Achmad menjelaskan, pertumbuhan ini juga didukung dengan stabilnya biaya dana (Cost of Fund) dikisaran 3,2 persen sehingga mendorong naiknya Net Interest Margin (NIM) BNI di semester I-2015 menjadi 6,5 persen dari 6,0 persen di periode sebelumnya atau di atas rata-rata industri perbankan Indonesia yang berkisar 5,3 persen. 

"Kenaikan pendapatan bunga bersih ini didukung oleh pertumbuhan pinjaman yang disalurkan sebesar 12,1 persen, sehingga pada akhir Juni 2015 total pinjaman yang disalurkan BNI telah mencapai Rp288,7 triliun," pungkas dia. 



(ABD)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

14 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /