Ribuan Muktamirin Teken Surat Penolakan Sistem Ahwa

Nurul Hidayat    •    30 Juli 2015 15:21 WIB
muktamar nahdlatul ulama
Ribuan Muktamirin Teken Surat Penolakan Sistem Ahwa
Surat Penolakan sistem Ahwa saat Muktamar ke-33 NU, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Foto: MTVN/Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Sebanyak 1.426 peserta muktamar dari 190 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan 29 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) menandatangani surat penolakan terhadap sistem ahlul halli wal aqdi (Ahwa). Total peserta muktamar sekitar 4.000 orang.

Sistem Ahwa atau sistem penunjukkan akan dipergunakan dalam memilih rais aam periode 2015-2020 pada Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama di Jombang. Penggunaan sistem ini telah disepakati dalam Musyawarah Nasional Alim Ulama di Jakarta, 14 Juni lalu.

Penolakan ini karena mereka sebagai peserta seperti dipaksa memakai sistem Ahwa. "Mereka yang menolak seperti dipaksa menandatangani penggunaan sistem Ahwa dan menulis sembilan calon yang akan diajukan untuk menjadi anggota Ahwa. Ini tidak sesuai dengan AD/ART PBNU," kata Ketua PB Nahdlatul Ulama periode 1999 - 2004, Andi Jamaro Dulung, di Jombang, Kamis (30/7/2015).

Andi akan berupaya menolak sistem Ahwa pada muktamar yang akan dibuka pada 1 Agustus nanti. Dia menilai jika keputusan Munas Alim Ulama melanggar AD ART Nahdatul Ulama, beberapa pasal yang jelas dilanggar, yakni Bab IX Pasal 21 dan 22, Bab XX Pasal 72 ayat 1 - 5.

"Seharusnya segala keputusan itu diserahkan kepada peserta muktamar, bukan kita yang diarahkan. Dan jika dipaksakan untuk tetap menggunakan sistem Ahwa, muktamar dipastikan deadlock," imbuhnya.


(UWA)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

21 hours Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /