Mogok Pekerja JICT, Bos Pelindo Diminta Tanggung Jawab

Husen Miftahudin    •    31 Juli 2015 10:00 WIB
pelindo
Mogok Pekerja JICT, Bos Pelindo Diminta Tanggung Jawab
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Indonesia Port Watch (IPW) Syaiful Hasan meminta Direktur Pelindo II RJ Lino untuk bertanggung jawab atas kerugian akibat aksi stop kerja ratusan anggota Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT). Sebab, aksi tersebut merugikan pemilik barang dan perekonomian negara.

"Pelabuhan rugi puluhan miliar Rupiah. Dirut Pelindo II RJ Lino harus tanggung jawab. Aksi main pecat (yang dilakukan) Lino telah berdampak pada kerugian berbagai pihak termasuk Kamtibmas. Harusnya dia bisa jaga iklim kondusifitas," ujar Syaiful di Jakarta, Jumat (31/7/2015).

Aksi mogok pekerja JICT tersebut menyebabkan kemacetan cukup panjang. Bahkan aksi itu menahan 3.663 petikemas yang sedianya akan bongkar muat di terminal petikemas terbesar Indonesia yang dikelola oleh Hong Kong tersebut.

"Dampak kerugian jelas puluhan miliar hanya karena aksi industrial yang seharusnya tidak perlu dilakukan. Ini terkesan seperti sengaja ingin bikin gaduh," ujar Syaiful.

Lebih jauh ia mengatakan bahwa Bos Pelindo II harus mampu menyelesaikan masalah konsesi JICT tersebut. Sebab jika tidak, bukan tidak mungkin para pekerja akan melakukan aksi yang lebih besar dan mengakibatkan perusahaan merugi.

"Lino harus bisa menyelesaikan masalah ini dengan segera, bila tidak maka dwelling time (waktu bongkar muat) akan semakin lama. Soal konsesi, harusnya Lino tinggal tunjukkan bukti persetujuan perpanjangan konsesi JICT dari Menteri BUMN dan Menhub," pungkas Syaiful.


(AHL)


Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?
Final Piala AFF 2018

Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?

17 hours Ago

Media Malaysia menurunkan tulisan tentang tingkah laku wartawan Vietnam selama Final Piala AFF …

BERITA LAINNYA
Video /