Gelar Palsu tidak Gugurkan Pencalonan Kepala Daerah

Putra Ananda    •    31 Juli 2015 11:36 WIB
pilkada serentak
Gelar Palsu tidak Gugurkan Pencalonan Kepala Daerah
Wujudkan pilkada berkualitas. (Foto: Antara/akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak bisa membatalkan pencalonan kepala daerah yang diketahui memakai gelar palsu. Pembatalan pencalonan hanya bisa dilakukan jika calon tersebut masuk dalam ranah pidana.
 
"Gelarnya tidak sah, tetapi sebagai pasangan calon tetap sah. Hanya kasus pidana yang bisa membatalkan pencalonan," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik, Jumat (31/7/2015).
 
Dalam syarat pencalonan, KPU tidak mewajibkan calon kepala daerah harus berpendidikan tinggi. KPU hanya mensyaratkan, pendidikan calon kepala daerah minimal SMA. Jika ditemukan ada yang menggunakan ijazah sarjana palsu, pihaknya hanya bisa mencabut gelar dari nama mereka.
 
"Diproses sebagaimana umum saja. Karena pendidikan tinggi tidak masuk persyaratan utama. Yang jelas jika dianggap ijazah tidak sah yang bersangkutan tidak bisa menggunakan gelarnya," tuturnya. 


(FZN)


Sebelum Hadapi Liverpool, Skuat Roma Kenang Tragedi Hillsborough
Jelang Liverpool vs AS Roma

Sebelum Hadapi Liverpool, Skuat Roma Kenang Tragedi Hillsborough

32 minutes Ago

Rombongan tim AS Roma, termasuk jajaran pelatih dan para pemainnya telah tiba di Liverpool pada…

BERITA LAINNYA
Video /