Pendapatan London Sumatera Anjlok 12,3%

Dian Ihsan Siregar    •    31 Juli 2015 16:54 WIB
emiten
Pendapatan London Sumatera Anjlok 12,3%
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) mengalami pelemahan penjualan konsolidasi sebanyak 12,3 persen menjadi Rp2,08 triliun di semester I-2015 dibandingkan perolehan penjualan di periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp2,37 triliun.
 
"Penurunan penjualan konsolidasi perseroan disebabkan terutama oleh penurunan harga jual rata-rata untuk produk sawit dan produk karet," kata Presiden Direktur London Sumatra Indonesia Benny Tjoeng, dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat (31/7/2015).
 
Komposisi penjualan perseroan sepanjang enam bulan pertama tahun ini, yaitu produk sawit 90,4 persen, karet 6,4 persen, benih bibit 2,2 persen dan lainnya mencapai sebesar satu persen. Jika dibanding penjualan semester I-2014, produk sawit masih lebih besar mencapai 91,6 persen, dan dibarengi karet enam persen, benih bibit 1,5 persen, dan lainnya sebesar 0,9 persen.
 
Dengan adanya penurunan penjualan, maka laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melemah 35,5 persen menjadi Rp308,8 miliar dibandingkan raihan laba periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp478,5 miliar.
 
"Semester pertama I-2015 merupakan periode yang menantang bagi kami. Harga komoditas global yang lebih rendah mempengaruhi kinerja kami selama semester pertama ini. Namun kami tetap optimistis bahwa kami dapat mencapai target kami pada akhir 2015," tutur dia.

Sebagai informasi, PP London Sumatra Indonesia merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia. PP London Sumatra Indonesia atau Lonsum didirikan pada 1906 dan merupakan salah satu perusahaan publik yang tertua dan terbesar di bidang perkebunan.
(ABD)