Kemarau Tiba, Instruksi Presiden: Selamatkan Petani & Nelayan

Desi Angriani    •    31 Juli 2015 17:52 WIB
cuaca buruk
Kemarau Tiba, Instruksi Presiden: Selamatkan Petani & Nelayan
Presiden menjanjikan rehabilitasi kebun kakao di Desa Salletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, 6 November 2015. Foto: MI/Farhan Matappa

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas membahas antisipasi dampak El Nino yang diprediksi menguat pada Agustus hingga Desember. Jokowi meminta menterinya menyelamatkan nasib petani dan nelayan.

"Yang paling penting menurut saya adalah bagaimana menyelamatkan petani, selamatkan nelayan," kata Presiden Jokowi di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (31/7/2015).

Jokowi menyadari, El Nino juga bisa menimbulkan titik api kebakaran hutan semakin bertambah. Oleh karena itu, ia juga menginstruksikan kepada menteri terkait segera menanggulangi kebakaran hutan secara maksimal.

"Kami bahas dan cari jalan keluar terutama juga kewaspadaan terhadap titik hotspot kebakaran hutan," tambahnya.

Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran untuk mengantisipasi risiko El Nino. Untuk jumlah, menurut Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro akan menyesuaikan dengan kebutuhan.

"Yang ada kita pakai dulu dari anggaran yang ada sekitar Rp3,5 triliun. Kalau nanti kurang kami lihat, kami alihkan dari anggaran mendesak," kata dia.


(TRK)


<i>Youngster</i> Roma Belum <i>Move On </i>dari Liga Champions

Youngster Roma Belum Move On dari Liga Champions

14 hours Ago

Cengiz Under merasa AS Roma dicurangi oleh wasit pada partai semifinal Liga Champions melawan L…

BERITA LAINNYA
Video /