Terjadi Pelanggaran, Laporkan Saja di Aplikasi Jakarta Smart City

Intan fauzi    •    02 Agustus 2015 14:48 WIB
ahoksmart city
Terjadi Pelanggaran, Laporkan Saja di Aplikasi Jakarta <i>Smart City</i>
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.--Foto:MI/ Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebutkan bahwa kini Jakarta memiliki aplikasi Smart City. Aplikasi tersebut ditujukan untuk memantau segala pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di Jakarta.

"Kami membuat aplikasi untuk Android dan Iphone itu Jakarta Smart City, kodenya QLUR. Untuk melaporkan kalau bapak ibu melihat sampah, got mampet, angkot ngetem sembarangan, pegawai macam-macam, foto dan kirim ke sana. Nanti langsung kasih peringatan ke camat dan lurah terdekat," jelas Ahok di SMA 19 Jakarta, Jalan Perniagaan, Tambora, Jakarta Barat, Mingu (2/8/2015).

Melalui aplikasi tersebut, Pemprov DKI pun dapat memantau respon dari kepala daerah terkait. Jika tandanya masih berwarna merah berarti belum direspon, kuning sudah dijawab, dan hijau berarti masalah sudah terselesaikan.

"Lalu dinas kami akan keluar tanda merah, kalau sudah dijawab kuning, sudah terselesaikan hijau," terang Ahok.

Jika ada camat atau lurah yang tak merespon, Ahok tak akan sungkan untuk memecat atau me-stafkan mereka. "Camat lurah yang tidak respon saya stafkan. Kita bermain sangat keras untuk DKI," tegasnya.


(MBM)

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi
Klausul Pembelian Messi

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi

55 minutes Ago

Messi memiliki klausul 300 juta Euro atau jika dirupiahkan menjadi Rp4,7 triliun.…

BERITA LAINNYA
Video /