Pemerintah Relokasi Ruko dan Bangun Rumah Sakit di Tolikara

Yogi Bayu Aji    •    02 Agustus 2015 16:37 WIB
penyerangan
Pemerintah Relokasi Ruko dan Bangun Rumah Sakit di Tolikara
Mensos Khofifah Indar Parawansa (kanan) berdialog dengan warga saat berkunjung ke Kabupaten Puncak, Ilaga, Papua, Rabu (22/7). Foto: Antara/Trisnadi

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memastikan pemerintah akan merelokasi rumah toko yang terbakar di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, pada 17 Juli lalu, ke kantor lama Bupati Tolikara. Selain itu, pemerintah akan membangun rumah sakit di sana.

"Menurut master plan, kantor bupati lama akan jadi pusat perdagangan. Ruko yang terbakar akan digantikan kios di lokasi itu," kata Khofifah di Surabaya, Minggu (2/8/2015).

Menurut dia, Kantor Bupati Tolikara pernah dilanda gempa sehingga dipindahkan. Khofifah memastikan tanah itu akan mampu menampung sekitar 67 kios. Pemerintah setempat, kata dia, pun merencanakan pemindahan ini.

Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama ini menambahkan, salah satu fokus lain pemerintah dalam membenahi Tolikara adalah membangun infrastruktur kesehatan. Khofifah menyebutkan kabupaten ini belum memiliki rumah sakit tipe D yang bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Baru ada puskesmas pratama. Bisa rawat inap, tapi belum ada empat dokter dasar dan tidak bisa (melayani pasien) BPJS," jelas dia.

Pemerintah, kata dia, sedang menggodok pembangunan rumah sakit di Tolikara. Pasalnya, kata dia, rumah sakit terdekat ada di Wamena dan hanya dapat dijangkau dengan pesawat dari Tolikara.

Pembangunan RS, lanjut Khofifah, juga demi berlangsungnya program BPJS Kesehatan yang juga bakal disebar ke lokasi tersebut. "Jadi, mereka terima kartu ada manfaatnya (bisa digunakan di rumah sakit)," jelas dia.


(UWA)

Bos Napoli Lebih Khawatir dengan Inter Milan
Jelang Manchester City vs Napoli

Bos Napoli Lebih Khawatir dengan Inter Milan

9 minutes Ago

Bukan untuk meremehkan atau menomorduakan laga kontra City. De Laurentiis menyadari kalau kedua…

BERITA LAINNYA
Video /