Pilkada Surabaya

Haris Purwoko Hilang, KPU Surabaya Belum Verifikasi Berkas

Amaluddin    •    03 Agustus 2015 18:47 WIB
pilkada serentak
Haris Purwoko Hilang, KPU Surabaya Belum Verifikasi Berkas
Dhimam Abror dan Haris Purwoko saat di kantor KPU Kota Surabaya. Foto: MTVN/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Calon wakil wali kota Surabaya, Haris Purwoko, mendadak hilang bagai ditelan bumi dari ruang pendaftaran calon di lantai 3 kantor KPU kota Surabaya, Senin (3/8/2015). Dhimam Abror, pasangannya, ditinggalkan Haris untuk izin keluar. Namun Haris tak kunjung kembali lagi.

Semula, pasangan Dhimam Abror dan Haris Purwoko (Rois) menunggu proses pendaftaran yang akan dilakukan Komisioner KPU untuk menandatangani kesiapan sebagai calon wali kota dan wakil wali kota di Pilkada Surabaya. Sesaat setelah itu, Haris mendapat telepon dan bergegas keluar ruangan.

Dhimam Abror bingung mencari tahu keberadaan pasangannya yang tak kunjung muncul. Dhimam bergegas masuk ke dalam mobilnya untuk menjemput Haris yang belum diketahui keberadaannya.

"Sebentar, saya mau cari Pak Haris, pasangan saya dulu. Saya sudah ditunggu oleh KPU untuk melengkapi administrasi," kata Dhimam bergegas pergi meninggalkan kantor KPU Kota Surabaya.

Sementara itu, KPU sendiri masih menunggu hingga pukul 00.00 WIB. Sebab, pasangan Rois datang sekitar pukul 15.40 WIB, sebelum pendaftaran ditutup pukul 16.00 WIB.

"Kalau surat pengantar dari parpol pendukung sudah ada. Tapi, pasangan calon yang hadir hanya ketuanya (cawali) saja. Sementara wakilnya tidak ada. Ini kan bukan pasangan calon namanya," kata Ketua Panwaslu Surabaya, Wahyu Hariadi,.

Atas peristiwa ini, pasangan petahana Risma-Whisnu, terancam tidak mendapat calon lawan tanding di pilkada Kota Surabaya jika sampai 00.00 WIB Haris yang mendapat rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN) tidak muncul. Pilkada Kota Surabaya terancam diundur hingga 2017 seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015.

Dhimam Abror merupakan calon yang mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat. Sedangkan Haris Purwoko merupakan calon yang diusung PAN. Keduanya partai itu sudah memenuhi porsi untuk mengusung calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya, yakni 10 kursi di DPRD Kota Surabaya. Enam kursi dari Demokrat dan empat kursi dari PAN.


(UWA)


Video /